Sutradara Produktif Nayato Fio Nuala Tutup Usia, Ini Perjalanan Kariernya

3 hours ago 2

Jakarta -

Dunia perfilman Indonesia tengah berduka. Sutradara ternama Nayato Fio Nuala dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 18 April 2026.

Kabar kepergian Nayato pertama kali disampaikan oleh Raffi Ahmad melalui unggahan di media sosial Instagram miliknya. Informasi tersebut langsung menyita perhatian publik, mengingat Nayato merupakan salah satu sutradara yang sangat produktif di industri film Tanah Air.

Perjalanan Hidup dan Pendidikan

Nayato Fio Nuala lahir pada 28 Februari 1968 di Aceh. Masa kecil hingga remajanya dihabiskan di Medan, Sumatera Utara, tempat ia menempuh pendidikan dari sekolah dasar hingga SMA.

Ketertarikannya pada dunia film membawanya melanjutkan studi ke akademi perfilman di Taiwan, dengan fokus pada bidang artistik. Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia kembali ke Indonesia pada tahun 1996 dan mulai membangun karier di industri film.


Menariknya, dalam perjalanan kariernya, Nayato juga dikenal menggunakan beberapa nama lain seperti Koya Pagayo, Ian Jacobs, hingga Ian Nguyen Lampa.

Karier Film yang Panjang dan Produktif

Nayato memulai debut film panjangnya lewat film The Soul pada tahun 2003. Sejak saat itu, ia dikenal sebagai sutradara yang aktif menghasilkan berbagai karya di berbagai genre.

Namanya semakin dikenal luas setelah menyutradarai film Ekskul yang dirilis pada 2006.

Namun, perjalanan film tersebut tidak lepas dari kontroversi. Ekskul sempat meraih penghargaan Film Terbaik di Festival Film Indonesia 2006, sekaligus membawa Nayato memenangkan kategori Sutradara Terbaik.

Kontroversi dan Pembatalan Penghargaan

Kemenangan tersebut memicu protes besar di kalangan sineas. Banyak pihak menilai film tersebut tidak layak memenangkan penghargaan karena dianggap tidak orisinal dan menggunakan ilustrasi musik dari film Hollywood tanpa izin.

Sebagai bentuk protes, puluhan Piala Citra dari ajang sebelumnya bahkan dikembalikan ke Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.

Kontroversi ini akhirnya berujung pada keputusan penting. Pada 15 Juni 2007, Badan Pertimbangan Perfilman Nasional resmi membatalkan penghargaan Film Terbaik untuk Ekskul serta gelar Sutradara Terbaik yang diterima Nayato.

Warisan di Dunia Perfilman

Terlepas dari kontroversi yang pernah terjadi, Nayato Fio Nuala tetap dikenang sebagai sosok sutradara yang produktif dan berkontribusi besar dalam perkembangan industri film Indonesia.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam sekaligus jejak panjang karya yang akan terus dikenang oleh para penikmat film Tanah Air.

(yoa/yoa)

Loading ...

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi