Jakarta, CNN Indonesia --
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengoperasikan layanan bus shuttle untuk mengangkut pelanggan yang terdampak perjalanan KRL imbas kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.
Layanan dengan tarif normal ini disediakan khusus untuk memfasilitasi pelanggan yang tertahan di Stasiun Bekasi Timur agar dapat melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Bekasi.
PT KAI sebelumnya menyampaikan operasional KRL di Stasiun Bekasi Timur untuk sementara waktu dihentikan. Kebijakan itu diambil sebagai dampak dari proses evakuasi pasca kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo dan KRL Commuter Line.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keberangkatan dari Stasiun Bekasi Timur menuju Stasiun Bekasi. Transjakarta mengerahkan 4 unit bus yang difungsikan khusus sebagai shuttle," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4).
Ia mengatakan armada disiagakan secara penuh untuk membantu mobilisasi pelanggan selama proses evakuasi di jalur kereta api berlangsung.
"Segenap manajemen Transjakarta juga menyampaikan keprihatinan atas musibah yang terjadi. Semoga proses evakuasi di lapangan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tanpa kendala, serta seluruh pihak yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan," ujarnya.
KAI sebelumnya mengonfirmasi 240 penumpang kereta api Argo Bromo Anggrek selamat dan telah dievakuasi dari lokasi kecelakaan kereta yang juga melibatkan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4) malam.
Sementara terdapat total 38 penumpang KRL Commuter Line yang telah dievakuasi dan diberikan perawatan di rumah sakit.
Korban meninggal dunia akibat insiden itu bertambah menjadi lima orang. Sementara masih ada tiga korban yang masih terjepit.
"Update dari korban pada saat ini meninggal dunia itu 5. Kemudian yang masih terperangkap itu sekitar 3. Dan yang sudah observasi di rumah sakit itu berjumlah 79. Rumah sakitnya ada sembilan RS," ujar Dirut KAI Bobby Rasyidin kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4) dini hari, dikutip dari detik.
(yoa/isn)
Add
as a preferred source on Google

9 hours ago
2














































