Jakarta, CNN Indonesia --
Oleksandr Usyk menang kontroversial atas Rico Verhoeven dalam perebutan sabuk WBC kelas berat di Giza, Mesir, Minggu (24/5) pagi WIB.
Pertarungan berjalan sengit sejak ronde pertama. Usyk yang baru naik lagi ke ring sejak mengalahkan Daniel Dubois pada Juli 2025, agak keteteran menghadapi sang penantang.
Petinju asal Belanda yang lebih dikenal sebagai kick boxer ini tampil dominan. Pukulan-pukulan Rico membuat Usyk tak bisa tampil optimal seperti duel-duel biasanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jab-jab Usyk yang biasanya jadi senjata, tak berjalan optimal. Agresivitas Rico membuat Usyk terpaksa mencari jalan lain seperti uppercut dan hook.
Saat sepertinya akan kalah angka setelah 10 ronde, Usyk membuat kejutan pada ronde ke-11. Sebuah kombinasi straight dan upper cut membuat Rico terjatuh dengan lutut di kanvas.
Wasit mulai menghitung. Rupanya Rico masih bisa berdiri saat hitungan baru memasuki lima. Pertarunagn pun dilanjutkan. Sadar lawannya sudah lemas, Usyk main agresif.
Kombinasi pukulan dilepaskan. Ada yang telak mengenai kepala, tetapi beberapa hanya mengenai tangan sebagai perisai. Namun, kombinasi ini tak berbalas dari Rico.
Wasit menilai Rico dalam bahaya jika dibiarkan dalam posisi bertahan. Pukulan Usyk memang dikenal tidak terlalu keras, tetapi kombinasinya terbilang mematikan.
Dalam posisi Rico masih bertahan tanpa goyah, wasit menghentikan duel. Ia memeluk Rico. Sang petarung menggelengkan kepala sebagai isyarat tak terima duel dihentikan.
Karena wasit sudah memutuskan technical knock out atau TKO, laga selesai. Usyk dinayakan menang pada ronde ke-11. Sabuk kelas berat WBC sekaligus tak terkalahkan dipertahankan Usyk.
(abs/sry)
Add
as a preferred source on Google

21 hours ago
6

















































