Jakarta -
Violet Grohl sudah berani bicara lantang soal realita di industri musik ketika usianya masih 19 tahun.
Putri dari Dave Grohl pentolan Foo Fighters ini mendadak jadi sorotan setelah melontarkan kritik tajam terhadap musisi pria seusianya.
Dalam wawancara terbaru, Violet tanpa basa-basi mengungkapkan ketidaksukaannya-bukan tanpa alasan.
"Saya tidak menyukai musisi pria seusia saya. Aku tidak peduli. Mereka punya masalah sikap," ujarnya di The Forty-Five, Selasa (14/4).
Bahkan, ia menambahkan pernyataan yang langsung jadi bahan perbincangan.
"Sudah waktunya mereka duduk, diam, dan memainkan musik mereka," lanjutnya.
Pernyataan ini bukan sekadar opini kosong. Violet mengaku mengalami langsung bagaimana lingkungan musik, khususnya skena hardcore, masih terasa eksklusif bagi perempuan.
Ia menyoroti bagaimana perempuan kerap dipandang tidak cocok berada di ruang-ruang seperti mosh pit atau komunitas musik keras.
"Banyak yang bilang, 'kamu terlalu feminin, ini bukan tempatmu'," ungkapnya.
Padahal, menurut Violet, banyak perempuan yang ingin terlibat dan menikmati musik di ruang yang sama.
Ia lantas mendorong lebih banyak perempuan untuk terjun dan menciptakan ruangnya sendiri di industri musik, khususnya di genre punk dan alternatif.
Sebagai anak dari vokalis Foo Fighters, Violet juga tidak lepas dari label "nepo baby". Namun ia memilih menjawabnya lewat karya.
Album debutnya Be Sweet To Me dijadwalkan rilis pada 29 Mei, menjadi langkah besar untuk membuktikan identitasnya sebagai musisi independen.
Menariknya, proyek ini ia kerjakan tanpa campur tangan langsung dari sang ayah. Bahkan Dave Grohl sendiri mengaku baru tahu soal kontrak rekaman Violet setelah semuanya berjalan.
Violet juga menyoroti pentingnya solidaritas antar musisi perempuan. Ia menyebut nama Billie Eilish sebagai salah satu inspirasi yang membuka jalan bagi generasi baru di musik alternatif-pop.
Baginya, melihat perempuan sukses dengan cara mereka sendiri adalah bukti bahwa ruang di industri ini bisa diperluas.
Komentar pedas Violet memang menuai pro-kontra. Tapi di balik itu, ada pesan yang lebih dalam tentang kesetaraan, keberanian bersuara, dan pentingnya menciptakan ruang yang inklusif di industri musik.
Violet Grohl seolah tidak datang hanya sebagai anak siapa, tapi sebagai suara baru yang siap mengguncang panggung dengan caranya sendiri.
(ikh/ikh)
Loading ...

5 hours ago
1














































