Selular.ID – Vivo X500 Pro Max kembali muncul di Geekbench dengan catatan performa yang menunjukkan skor lebih dari 4.000 poin untuk pengujian single-core dan 13.000 poin pada pengujian multi-core.
Perangkat yang diduga merupakan Vivo X500 Pro Max versi komunikasi satelit itu tercatat menggunakan chipset Dimensity 9600 series.
Vivo dijadwalkan memperkenalkan OriginOS 7 di China pada 16 September 2026.
Sekitar sepekan kemudian, perusahaan diperkirakan mengumumkan seri Vivo X500 untuk pasar China.
Baca juga:
- Bocoran Vivo V2607 Muncul di Geekbench, Usung Dimensity 7500 dan Pengisian 90W
- Pendapatan Xiaomi, Vivo dan Oppo di Q2 Tahun 2026 di Tengah Krisis Chip Memori
Dalam beberapa waktu terakhir, tiga perangkat seri X500 dengan nomor model V2602A/DA, V2608A/DA, dan V2609A/BA telah muncul dalam berbagai bocoran.
Di antaranya, perangkat dengan nomor model V2602DA tercatat di Geekbench dan menggunakan chipset Dimensity 9-series yang belum diumumkan secara resmi.
Vivo X500 Pro Max versi China disebut memiliki nomor model V2602A, sedangkan versi komunikasi satelit menggunakan nomor model V2602DA.
Sementara itu, versi global perangkat tersebut sebelumnya muncul di Geekbench dengan nomor model V2610.
Berdasarkan sejumlah daftar Geekbench, chipset yang digunakan Vivo X500 Pro Max mencatat lebih dari 4.000 poin pada pengujian single-core dan melampaui 13.000 poin dalam pengujian multi-core.
Chipset Dimensity 9600 series tersebut disebut memiliki tiga inti prosesor dengan kecepatan 3,10 GHz, tiga inti pada 4,35 GHz, serta dua inti yang mencapai 4,55 GHz.
Untuk pemrosesan grafis, chipset tersebut dipadukan dengan GPU Mali-G2-Ultra-NX MC12.Baik varian China maupun global Vivo X500 Pro Max disebut menggunakan chipset Dimensity 9600 yang sama.
Belum Ada Bocoran Resmi
Sebelumnya, perangkat dengan nomor model V2602DA juga telah muncul dalam sertifikasi 3C dengan dukungan pengisi daya 90W.
Perangkat tersebut diperkirakan turut mendukung pengisian daya nirkabel 40W.
Untuk layar, Vivo telah mengonfirmasi bahwa X500 Pro Max akan menggunakan panel BOE Q11 berukuran 6,85 inci dengan resolusi 2K.
Layar tersebut kemungkinan mendukung refresh rate hingga 144Hz.
Vivo X500 Pro Max juga disebut akan memiliki kamera depan 50 megapiksel dengan dukungan autofokus.
Perangkat ini diperkirakan menjalankan OriginOS 7 berbasis Android 17.
Pada bagian belakang, konfigurasi kameranya diperkirakan terdiri dari kamera utama Sony LYT-838 50 megapiksel dengan sensor berukuran 1/1,28 inci dan teknologi LOFIC.
Kamera tersebut disebut akan ditemani kamera ultrawide Sony IMX8-series 50 megapiksel serta kamera periskop telefoto 200 megapiksel dengan sensor 1/1,4 inci dan panjang fokus 85 mm.
Fitur lain yang dikabarkan hadir mencakup sensor sidik jari ultrasonik di dalam layar, speaker stereo, serta bodi dengan sertifikasi ketahanan air dan debu IP68/IP69.
Vivo X500 Pro Max hingga kini masih menjadi perangkat yang sebagian informasinya berasal dari kemunculan di Geekbench dan bocoran spesifikasi.
Vivo sendiri belum mengungkap seluruh spesifikasi perangkat tersebut secara resmi.



















































