Waspada, Kenali 10 Gelagat Pasangan Selingkuh saat LDR

5 hours ago 1

CNN Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026 18:30 WIB

Perubahan sikap pasangan yang terus berulang tidak boleh diabaikan begitu saja. Kenali sejumlah gelagat pasangan LDR yang selingkuh. Ilustrasi. Perubahan sikap pasangan yang terus berulang tidak boleh diabaikan begitu saja. Kenali sejumlah gelagat pasangan LDR yang selingkuh. (iStockphoto)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Menjalani hubungan jarak jauh alias LDR sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi pasangan karena perbedaan waktu, kesibukan, dan keterbatasan untuk bertemu.

Di tengah kondisi tersebut, rasa khawatir dan curiga terkadang mulai muncul ketika komunikasi terasa berubah. Berikut gelagat pasangan selingkuh ketika hubungan tidak lagi berjalan seperti biasanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Dalam hubungan LDR, kepercayaan memang menjadi fondasi utama yang harus dijaga bersama. Namun, perubahan sikap yang terus berulang tidak boleh diabaikan begitu saja.

Apalagi, kurangnya interaksi secara langsung membuat banyak hal lebih mudah disembunyikan dalam hubungan LDR. Oleh karena itu, penting untuk memahami perubahan perilaku pasangan agar tidak terjebak dalam prasangka.

Gelagat pasangan selingkuh dalam hubungan LDR

Dikutip dari Marriage.com, berikut gelagat pasangan selingkuh yang perlu diketahui.


1. Intensitas komunikasi mulai berkurang

Gelagat pasangan selingkuh yang paling mudah muncul dalam hubungan LDR adalah berkurangnya intensitas komunikasi. Pasangan yang sebelumnya rutin menghubungi tiba-tiba menjadi sulit dihubungi atau hanya memberikan balasan singkat.

Kesibukan memang bisa menjadi alasan yang masuk akal. Namun, jika kondisi tersebut terjadi terus-menerus tanpa penjelasan yang jelas, maka hal itu patut dipertanyakan.

Dalam hubungan jarak jauh, komunikasi merupakan pondasi utama untuk menjaga kedekatan emosional.

2. Sering beralasan mengalami masalah teknis

Pasangan mendadak sering mengaku kehabisan baterai, sinyal buruk, atau koneksi internet bermasalah setiap kali ingin melakukan panggilan video. Jika terlalu sering terjadi, bisa jadi itu bukan sekadar kebetulan.

Alasan teknis memang wajar sesekali terjadi, tetapi apabila selalu muncul pada waktu tertentu, kemungkinan pasangan sedang berusaha menghindari komunikasi secara langsung. Sikap seperti ini dapat menjadi tanda adanya sesuatu yang disembunyikan.

3. Tidak lagi terbuka tentang aktivitas sehari-hari

Dalam hubungan LDR yang sehat, pasangan biasanya saling berbagi cerita mengenai aktivitas harian mereka. Namun, ketika pasangan mulai tertutup dan jarang menceritakan kesehariannya, hal tersebut dapat menjadi sinyal perubahan dalam hubungan.

Seseorang yang mulai menjaga jarak emosional cenderung mengurangi detail tentang kehidupannya. Bahkan, pasangan mungkin baru bercerita jika ditanya terlebih dahulu, berbeda dengan sebelumnya yang lebih terbuka dan antusias berbagi cerita.

4. Percakapan terasa singkat dan hambar

Hubungan jarak jauh membutuhkan usaha lebih untuk menjaga kedekatan. Karena itu, percakapan yang hangat dan berkualitas sangat penting.

Jika pasangan mulai sering mengakhiri percakapan dengan cepat atau tampak tidak tertarik berbicara lama, hal ini bisa menjadi pertanda adanya perubahan perasaan. Percakapan yang dulu penuh perhatian kini terasa datar dan formal.

Bahkan, pasangan tampak tidak lagi menunjukkan rasa rindu atau antusiasme saat berbicara.

5. Mudah marah dan terlihat sensitif

Perubahan emosi juga termasuk salah satu gelagat pasangan selingkuh yang sering diabaikan. Pasangan yang biasanya santai mendadak menjadi mudah tersinggung ketika ditanya mengenai aktivitas atau keberadaannya.

Tidak jarang, pertanyaan sederhana justru dianggap sebagai bentuk kecurigaan berlebihan. Sikap defensif seperti ini bisa muncul karena pasangan merasa tidak nyaman menyembunyikan sesuatu atau takut kebohongannya terbongkar.

6. Mulai menjaga privasi media sosial secara berlebihan

Media sosial sering kali menjadi bagian penting dalam hubungan modern, termasuk bagi pasangan LDR. Namun, jika pasangan tiba-tiba tidak ingin ditandai dalam unggahan, menyembunyikan aktivitas, atau mengurangi interaksi di media sosial, hal ini dapat menjadi tanda yang perlu diperhatikan.

Beberapa orang bahkan membuat akun lain atau membatasi siapa saja yang dapat melihat unggahannya. Perubahan tersebut bisa mengindikasikan bahwa pasangan ingin menyembunyikan hubungan dari orang tertentu.

7. Memiliki lingkaran pertemanan baru yang misterius

Mempunyai teman baru tentu bukan hal yang salah. Akan tetapi, jika pasangan terus-menerus menghabiskan waktu bersama teman-teman baru tanpa pernah mengenalkan mereka kepada Anda, maka hal tersebut dapat memicu tanda tanya.

Apalagi jika pasangan selalu memberikan alasan yang tidak jelas ketika diminta memperkenalkan lingkungan pergaulannya. Dalam hubungan yang sehat, pasangan biasanya tidak keberatan berbagi cerita tentang orang-orang terdekat di sekitarnya.

[Gambas:Video CNN]

8. Cerita yang disampaikan sering berubah

Kebohongan kecil biasanya sulit dipertahankan dalam jangka panjang. Karena itu, salah satu tanda yang cukup jelas adalah adanya ketidaksesuaian cerita yang disampaikan pasangan.

Misalnya, pasangan mengatakan sedang bekerja lembur, tetapi di waktu lain memberikan cerita berbeda mengenai aktivitasnya pada hari yang sama. Ketidakkonsistenan seperti ini dapat menjadi indikasi bahwa pasangan sedang menutupi sesuatu.

9. Tidak lagi hadir secara emosional

Hubungan bukan hanya soal komunikasi rutin, tetapi juga tentang dukungan emosional. Jika pasangan mulai terlihat tidak peduli terhadap masalah atau perasaan Anda, kondisi ini perlu diperhatikan.

Pasangan yang sebelumnya selalu mendengarkan dan memberi dukungan kini tampak cuek atau tergesa-gesa saat berbicara. Kehilangan koneksi emosional sering kali menjadi awal renggangnya hubungan dalam LDR.

10. Intuisi terasa mengatakan ada yang berubah

Terkadang, seseorang bisa merasakan perubahan sikap pasangan meski belum memiliki bukti yang jelas. Intuisi muncul karena adanya pola perilaku yang berbeda dari biasanya.

Meski demikian, penting untuk tidak langsung menuduh pasangan berselingkuh hanya berdasarkan perasaan semata. Cobalah untuk mengomunikasikan kekhawatiran dengan tenang dan terbuka agar tidak memicu konflik yang lebih besar.

Nah, itulah gelagat pasangan selingkuh yang perlu dipahami sebagai bahan evaluasi hubungan, bukan alasan untuk langsung menuduh tanpa bukti. Kunci utama menjaga hubungan LDR tetap sehat adalah komunikasi yang jujur, konsisten, dan saling terbuka.

Jika ada masalah, cobalah membicarakannya secara dewasa agar hubungan tetap dapat dipertahankan dengan baik.

(gas/fef)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi