Selular.ID – ZTE Corporation bersama XLSMART menyelesaikan implementasi lebih dari 20.000 site jaringan Multi-Operator Core Network (MOCN) di seluruh Indonesia dalam waktu delapan bulan.
Proyek modernisasi jaringan ini diumumkan pada 13 Maret 2026 di Jakarta dan disebut sebagai salah satu implementasi jaringan telekomunikasi skala besar tercepat di Indonesia.
Kolaborasi antara ZTE dan XLSMART tersebut bertujuan memperluas cakupan jaringan, meningkatkan keandalan konektivitas, serta meningkatkan kapasitas data dan pengalaman pengguna layanan seluler.
Implementasi MOCN memungkinkan operator berbagi infrastruktur radio access network sehingga dapat mempercepat perluasan jaringan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, mengatakan bahwa implementasi MOCN secara nasional membutuhkan koordinasi teknologi dan operasional yang matang.
Menurutnya, kombinasi kapabilitas operasional XLSMART dan solusi jaringan end-to-end dari ZTE memungkinkan percepatan implementasi dengan tetap menjaga standar kualitas jaringan.
“Dengan menggabungkan kemampuan operasional XLSMART dan solusi jaringan end-to-end dari ZTE, kami mampu mempercepat implementasi dengan tetap menjaga standar tertinggi dalam hal keandalan, kinerja, dan pengalaman pengguna. Kolaborasi ini menghadirkan peningkatan signifikan bagi pelanggan di berbagai wilayah dan menjadi fondasi yang kuat bagi pengembangan jaringan seluler generasi berikutnya di Indonesia,” ujar Shurish.
Penyelesaian proyek ini terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan konektivitas digital di Indonesia. Pertumbuhan layanan digital seperti e-commerce, pembayaran digital, komputasi awan, serta konsumsi konten video streaming terus meningkatkan kebutuhan akan jaringan seluler yang stabil dan berkapasitas tinggi.
Untuk mendukung proyek tersebut, ZTE bertindak sebagai mitra teknologi yang mengelola implementasi jaringan secara menyeluruh. Peran ini mencakup pembangunan site, integrasi sistem jaringan, hingga optimisasi performa jaringan di seluruh cakupan MOCN.
Implementasi dilakukan melalui koordinasi lintas tim, dukungan operasional lokal, serta penyesuaian performa jaringan secara berkelanjutan guna menjaga kualitas layanan.
Menurut ZTE, optimisasi jaringan yang dilakukan selama proyek berlangsung juga berkontribusi pada peningkatan performa layanan data.
Salah satu contoh yang disebutkan perusahaan adalah peningkatan throughput pada layanan aplikasi populer seperti Facebook, yang menunjukkan dampak langsung dari integrasi infrastruktur jaringan yang lebih efisien.
Senior Vice President sekaligus President of Global Service ZTE Corporation, Sun Fangping, menyatakan bahwa proyek ini mencerminkan sinergi teknis dan operasional antara kedua perusahaan dalam menghadirkan jaringan yang lebih kuat di Indonesia.
“Kami bangga dapat bermitra dengan XLSMART dalam memperluas cakupan jaringan dan memperkuat konektivitas di seluruh Indonesia. Pencapaian ini mencerminkan sinergi yang solid antara kedua tim serta komitmen bersama yang kuat. Berkat kepercayaan pelanggan serta dukungan ekosistem digital-intelligent ZTE, integrasi jaringan dapat diselesaikan dalam waktu yang sangat cepat,” kata Sun Fangping.
ZTE menyebut proyek tersebut juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendukung transformasi digital di berbagai negara.
Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun di industri telekomunikasi global, perusahaan mengembangkan berbagai solusi jaringan yang menggabungkan inovasi teknologi dengan kemampuan implementasi skala besar.
Dalam strategi teknologinya, ZTE mengusung pendekatan “Connectivity + Computing Power”, yaitu integrasi konektivitas jaringan dengan kemampuan komputasi untuk mendukung berbagai layanan digital.
Pendekatan ini mencakup pengembangan jaringan berkapasitas tinggi, layanan berbasis cloud, serta integrasi teknologi kecerdasan buatan untuk manajemen jaringan.
Bagi XLSMART, modernisasi jaringan melalui implementasi MOCN menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas layanan seluler di berbagai wilayah Indonesia.
Infrastruktur jaringan yang lebih efisien memungkinkan operator meningkatkan cakupan layanan sekaligus mempersiapkan jaringan untuk kebutuhan teknologi generasi berikutnya.
Kedua perusahaan menyatakan bahwa kolaborasi ini akan terus berlanjut pada tahap berikutnya, termasuk pengembangan jaringan 5G, penerapan manajemen jaringan berbasis kecerdasan, serta peningkatan operasional jaringan digital.
Inisiatif tersebut diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem digital Indonesia sekaligus mempersiapkan infrastruktur telekomunikasi bagi layanan generasi mendatang.
Baca Juga: Project Ascend 5G FWA, ZTE Jangkau Wilayah Tertinggal Dengan Akses Internet Terjangkau



















































