5 Tren Skincare Korea yang Sedang Populer Tahun Ini

3 hours ago 1

5 Tren Skincare Korea yang Sedang Populer Tahun Ini

Dunia kecantikan Korea Selatan seolah tak pernah kehabisan inovasi. Setiap tahunnya selalu ada tren baru yang mencuri perhatian, mulai dari teknik layering yang makin simpel hingga kandungan unik yang langsung viral di media sosial.

Tahun 2026 ini pun tak berbeda. Sejumlah tren skincare Korea kembali mendominasi jadi lebih praktis. Fokusnya bukan sekadar glowing instan, melainkan hasil yang lebih halus, sehat, dan tahan lama.

Skin barrier jadi perhatian utama, begitu juga konsep perawatan jangka panjang. Berikut lima tren skincare Korea yang sedang naik daun dan banyak dibicarakan tahun ini.

1. Glass Skin 2.0

Glass skin masih menjadi ciri khas K-beauty, tetapi kini hadir dalam versi yang lebih refined. Jika sebelumnya fokus pada kilau bening seperti kaca, glass skin 2.0 menekankan tekstur kulit yang lebih halus dan tampak rata.


Charlotte Cho, Co-Founder Soko Glam sekaligus pendiri brand Then I Met You, menyebut bahwa tekstur kulit yang terlihat lebih refined kini sama pentingnya dengan efek glowing. Tren ini didukung penggunaan microneedle essence, ampoule shots, hingga perawatan resurfacing ringan yang membantu pori tampak lebih samar. Teknologi Reedle dari brand VT menjadi salah satu penanda awal tren ini, disusul meningkatnya minat pada formula exosome untuk mendukung regenerasi dan keseimbangan kulit. Hasil akhirnya bukan sekadar kulit yang bercahaya, tetapi juga tampak lebih halus dan sehat dari dekat.

2. Slow Aging & Longevity Skincare

Istilah anti-aging mulai bergeser ke rutinitas yang lebih lembut dan realistis. Slow aging kini jadi konsep besar di Korea, dengan fokus pada menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang, bukan sekadar menghapus garis halus.

Pendekatannya menitikberatkan pada hidrasi konsisten serta penguatan skin barrier. Bahan seperti bakuchiol yang lebih ringan dibanding retinol semakin populer, begitu juga penggunaan sunscreen setiap hari. Lee, salah satu pengamat tren kecantikan Korea, menyebut konsep slow aging kini sangat dominan karena banyak orang ingin kulit yang kuat dan stabil seiring bertambahnya usia, bukan sekadar terlihat muda sesaat.

3. Cooling Skincare

Flat lay composition with skin care products and lemon fruit on white backgroundFlat lay composition with skin care products and lemon fruit on white background/ Foto: Instagram

Cuaca yang semakin panas membuat produk dengan sensasi dingin semakin diminati di 2026. Cooling skincare menjadi jawaban untuk kulit yang mudah kemerahan, terasa panas, atau stres akibat paparan suhu tinggi dan polusi.

Mulai dari toner pad yang disimpan di kulkas, essence dengan efek yang menyegarkan, hingga hydrator adaptif suhu yang menenangkan kulit secara instan, semuanya dirancang untuk memberi rasa nyaman sekaligus meredakan inflamasi secara ringan. Tren ini juga berkaitan dengan meningkatnya kesadaran akan skin calming dan perawatan kulit sensitif.

4. Bio-Regenerative Actives (PDRN & Exosomes)

Bahan aktif canggih kini semakin umum ditemukan dalam produk harian. PDRN yang dikenal sebagai DNA salmon dan exosomes menjadi primadona baru dalam serum serta krim wajah premium.

Kedua bahan ini dipercaya membantu proses regenerasi sel dan perbaikan jaringan kulit. Jika dulu perawatan regeneratif identik dengan klinik kecantikan, kini formulanya hadir dalam produk rumahan dengan konsentrasi yang disesuaikan. Fokusnya bukan hanya memperbaiki, tetapi juga memperkuat fondasi kulit agar lebih resilien.

5. Overnight Collagen Masks Generasi Baru

Masker tidur atau sleeping mask tentu masih jadi andalan, tetapi kini hadir dengan teknologi yang lebih canggih. Ada overnight collagen masks generasi terbaru diformulasikan untuk memaksimalkan penyerapan bahan aktif selama kulit berada dalam fase regenerasi di malam hari.

Chung Park menjelaskan bahwa masker jenis wrapping dan overnight collagen masks memungkinkan pelepasan peptide, PDRN, serta bahan regeneratif lainnya secara bertahap. Hasilnya, kulit akan terasa lebih kenyal dan lembap saat bangun tidur. Tren ini juga sejalan dengan meningkatnya minat pada perawatan praktis yang tetap efektif tanpa langkah yang terlalu banyak.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi