CNN Indonesia
Rabu, 18 Mar 2026 15:50 WIB
Ilustrasi. Sering lupa balas pesan padahal sudah dibaca? Bisa jadi kamu punya ciri kepribadian berikut. (Getty Images/iStockphoto/oatawa)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kamu termasuk orang yang sering lupa balas pesan teks? Kamu memang sudah baca tapi belum sempat balas sampai-sampai terlupa. Kemungkinan, kamu punya beberapa ciri kepribadian berikut ini.
Menunggu balasan chat memang menyebalkan. Hari-hari berlalu kemudian kamu cuma mendapat ucapan permintaan maaf karena si pengirim lupa balas.
Akan tetapi, apa kamu malah termasuk orang yang suka lupa membalas chat? Nah, bisa jadi kamu punya beberapa ciri kepribadian berikut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Tenggelam dalam pikiran sendiri
Kamu sering tenggelam dalam pikiran sendiri sehingga sering lupa apa yang sedang dilakukan saat itu.
Jika kamu atau temanmu agak melamun terus-menerus, mungkin pikirannya sedang melayang. Ada banyak hal yang dipikirkan secara mendalam sehingga pesan-pesan pun diabaikan sampai menumpuk.
2. Suka berpikir secara mendalam
Orang yang cenderung suka lupa membalas chat seringkali adalah seorang pemikir mendalam.
Selain memikirkan hal-hal kecil sehari-hari, mereka juga sibuk memikirkan pertanyaan-pertanyaan besar. Kamu suka memikirkan makna hidup atau topik-topi k berat lain? Kamu mungkin sering berada dalam pikiran sendiri.
3. Sering terlambat
Mungkin kamu punya teman yang sering terlambat tapi tak ada yang berniat mengeluarkannya dari lingkaran pertemanan.
Mereka cenderung sering terlambat sebab tepat waktu bukan prioritas utama. Jika dia suka terlambat membalas pesan, bisa jadi dia terlambat untuk hal-hal lain dalam hidup.
4. Perfeksionis sosial
Orang yang tak kunjung membalas chat mungkin berada dalam situasi tertentu. Bayangkan dia menerima pesan dari orang yang disukai lalu mulai menganalisis pesan sederhana itu.
Dia pun ingin membalas dengan cara yang membuatnya terlihat menarik. Semakin dipikirkan, semakin tidak ketemu kata-kata seperti apa yang pas. Kemudian waktu berlalu dan pesan berujung tidak dibalas. Skenario seperti ini kerap terjadi pada orang yang perfeksionis.
5. Menghindari konflik
Tak ada seorang pun yang menginginkan konflik dan menghadapi konflik. Situasi sulit seperti pembicaraan yang 'berat' yang rentan merusak hubungan.
Tak heran orang ingin menghindari konflik. Cara termudah untuk menghindari konflik tentu saja sengaja tidak membalas pesan.
6. Budaya pesan singkat yang mengakar
Penggunaan ponsel dipadu dengan internet memang menghubungkan banyak orang. Namun di sisi lain, budaya pesan singkat ternyata punya dampak negatif.
Melansir dari Your Tango, berkirim pesan singkat mendorong orang untuk menjadi malas atau bersikap pasif agresif dalam membalas pesan.
(els)
Add
as a preferred source on Google

8 hours ago
2

















































