Ada Peran Krusial ZTE Dalam Agresifitas XLSmart Membangun Jaringan 5G

5 hours ago 1

Selular.ID – 5G telah diluncurkan di Indonesia pada Mei 2021. Meski demikian, implementasinya terbilang lambat. Operator dihadapkan pada beragam tantangan yang tak ringan.

Mulai dari keterbatasan frekwensi, infrastruktur, dan belum banyaknya use case yang bisa mengkompensasi lonjakan beban investasi yang mahal.

Meski demikian, tantangan tersebut tidak membuat XLSmart surut langkah. Malah, diam-diam XLSmart semakin agresif membangun jaringan 5G.

Sejak tuntasnya proses merger pada awal tahun lalu, operator selular terbesar ketiga di Indonesia itu, telah mengoperasikan total 225.649 BTS untuk mendukung lonjakan trafik data.

Ratusan ribu jaringan BTS 4G dan 5G itu, diperkuat oleh fiber optik yang membentang luas antar pulau, melayani lebih dari 79,6 juta pelanggan, termasuk pengguna layanan internet rumahan.

Ekspansi ini mencakup peluncuran layanan XL Ultra 5G+ di 33 kota/kabupaten, termasuk Jakarta dan Surabaya, dengan teknologi dedicated spectrum untuk kecepatan tinggi.

Dari total kota yang sudah terlayani saat ini, XLSmart akan terus memacu pembangunan infrastruktur hingga mencapai target total 88 kota di akhir tahun ini.

Langkah ekspansi ke 88 kota ini bukan sekadar gimmick marketing dengan menempatkan satu atau dua BTS di sebuah kota agar bisa diklaim sebagai “Kota 5G”.

Layanan ini diklaim sebagai implementasi jaringan 5G dengan strategi blanket coverage nasional pertama di Indonesia, sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi 5G bagi pelanggan operator tersebut.

Baca Juga: 

Dengan blanket coverage, XLSmart menjanjikan cakupan yang menyeluruh (contiguous coverage), sehingga pengalaman pelanggan saat berpindah tempat tetap konsisten.

Hal ini menjadi pembeda penting mengingat di awal implementasi 5G di Indonesia, banyak keluhan mengenai sinyal yang hilang timbul atau hanya tersedia di titik-titik tertentu (spotty).

Perluasan jaringan 5G yang kini tengah gencar dilakukan XLSmart tak lepas dari dukungan mitra-mitranya. Salah satunya adalah ZTE Corporation.

Dalam implementasinya, vendor teknologi jaringan yang berbasis di Shenzhen itu, berperan sebagai mitra strategis teknologi yang menyediakan dukungan infrastruktur jaringan serta solusi optimasi performa.

Kolaborasi kedua perusahaan berfokus pada peningkatan kualitas jaringan, efisiensi spektrum, serta integrasi jaringan 4G dan 5G untuk menghadirkan pengalaman konektivitas yang lebih stabil dan berkapasitas tinggi bagi pelanggan.

Pada demonstrasi jaringan yang dilakukan saat peluncuran di Surabaya, Kamis (5/3), XL Ultra 5G+ mencatat kecepatan unduh (downlink) puncak hingga 769 Mbps, dengan rata-rata kecepatan pengalaman pengguna lebih dari 500 Mbps.

Kapabilitas tersebut memungkinkan berbagai penggunaan berbasis data besar seperti streaming video 4K hingga 8K, cloud gaming, serta aplikasi berbasis augmented reality (AR) dan virtual reality (VR).

Hingga Januari 2026, ZTE bersama XLSmart telah menyelesaikan pembangunan jaringan 5G di 24 dari total 33 kota yang menjadi target implementasi 5G operator tersebut.

Selain pembangunan jaringan baru, kolaborasi ini juga mencakup modernisasi infrastruktur yang sudah ada.

Kedua perusahaan tercatat telah mengintegrasikan dan meningkatkan lebih dari 20.000 BTS 4G serta menggelar lebih dari 7.000 BTS 5G baru.

Integrasi ini memungkinkan koordinasi jaringan 4G dan 5G yang lebih efisien sehingga pemanfaatan spektrum frekuensi dapat dioptimalkan.

Komersialisasi XL Ultra 5G+ yang kini tengah digencarkan oleh XLSmart menjadi bagian dari upaya mempercepat pengembangan infrastruktur digital di Indonesia.

Melalui kerja sama berkelanjutan antara ZTE dan XLSmart, pengembangan jaringan 5G diharapkan dapat diperluas ke lebih banyak wilayah sekaligus mendukung pemanfaatan teknologi digital pada berbagai bidang dan sektor industri di masa mendatang.

Baca Juga: Perang BTS 5G: Segini Jumlah Menara Milik Telkomsel, Indosat dan XLSmart

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi