Apa Itu Queerplatonic Relationship? Hubungan Lebih dari Sahabat tapi Bukan Pacar

2 hours ago 1

Apa Itu Queerplatonic Relationship? Hubungan Lebih dari Sahabat tapi Bukan Pacar

Tak semua hubungan dekat harus diberi label pacaran. Ada sebuah bentuk kedekatan antarmanusia yang terasa intim secara emosional, tetapi tak masuk dalam kategori hubungan romantis. Konsep ini kemudian dikenal dengan istilah queerplatonic relationship.

Secara sederhana, Verywell Mind menjelaskan bahwa queerplatonic relationship merupakan hubungan di antara persahabatan dan pasangan. Kedekatan ini terasa lebih dalam dari teman biasa, tetapi tak dibangun dengan dasar romansa.

Terapis berlisensi Madison McCullough kemudian menyebut hubungan queerplatonic umumnya memiliki tingkat keintiman emosional yang lebih tinggi dibandingkan dengan persahabatan pada umumnya.

Kedekatan ini kemudian bisa dilihat dari beberapa unsur, seperti komunikasi yang sangat terbuka dan rutin, banyak menghabiskan waktu bersama, saling menjadi tempat curhat utama, hingga merasa satu sama lain merupakan anggota keluarga.


Hubungan ini kemudian bisa terbentuk secara alami jika individu yang terlibat sering bersama dan merasa cocok. Namun, ada pula yang memang sejak awal sepakat untuk menjalin hubungan dengan kedekatan emosional yang jelas tanpa perlu menjadi pasangan romantis.

Keuntungan Queerplatonic Relationship

Tak berbeda dengan hubungan antarmanusia yang lain, hubungan queerplatonic juga punya beberapa sisi positif seperti:

1. Kebutuhan Emosional Terpenuhi

Meeka yang membutuhkan kedekatan mendalam tanpa harus berpacaran bisa memilih opsi queerplatonic. Hubungan ini bisa menjadi ruang aman untuk mereka berbagi dan merasa dimengerti tanpa tekanan emosional soal arti hubungan.

2. Tidak Terikat Aturan Romantis

Tak dibangun dengan dasar romansa, hubungan queeplatonic cenderung lebih fleksibel tanpa ‘aturan’ bak sepasang kekasih. Aturan hubungan ini kemudian bisa disesuaikan dengan kenyamanan kedua belah pihak.

3. Bisa Berjalan Bersamaan dengan Hubungan Lain

Seseorang bisa tetap memiliki pasangan dengan tetap menjaga hubungan queerplatonic dengan orang lain. Hal ini bisa dilakukan selama semua pohak memahami batasan.

Meski terdengar ideal, hubungan ini juga bisa menghadapi tantangan ketika kedekatan emosional kuat justru membuat batas terasa kabur. Salah satu pihak mungkin saja ingin mengubah bentuk hubungan seiring waktu berjalan.

Oleh karena itu, kunci utama hubungan queerplatonic adalah komunikasi yang jelas sejak awal. Kedua belah pihak perlu mendiskusikan harapan hingga batasan dan komitmen dalam hubungan ini.

Komunikasi yang jelas sejak awal hubungan bisa menghindari salah paham yang terjadi sepanjang hubungan berjalan.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi