Apa Itu Tedak Siten? Tradisi Budaya yang Dijalani Arash Anak Thariq Halilintar

7 hours ago 5

Jakarta -

Momen spesial datang dari keluarga Thariq Halilintar. Pada Rabu (12/02), Thariq menggelar prosesi tedak siten untuk putranya, Baby Arash. Acara tersebut menjadi pengalaman pertama Arash "menginjak bumi" sesuai tradisi Jawa.

Thariq menjelaskan bahwa prosesi ini dilakukan sebagai bentuk pelestarian budaya. Ia menilai tradisi seperti tedak siten perlu terus dijaga agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman.

"Acara hari ini tedak sinten, kita kan harus lestariin acara-acara seperti ini," ujar Thariq.

Ia menambahkan bahwa momen tersebut sekaligus menjadi pengalaman sensorik pertama bagi sang putra.


"Baby Arash pertama kalinya injek bumi nih, sekalian sensory kali ya," lanjutnya.

Apa Itu Tedak Siten?

Tedak siten atau tedhak siten merupakan tradisi adat Jawa yang dilakukan saat bayi berusia sekitar tujuh atau delapan bulan, yaitu ketika anak mulai belajar berdiri atau berjalan.

Secara harfiah, "tedak" berarti turun atau melangkah, sedangkan "siten" berasal dari kata "siti" yang berarti tanah.

Prosesi ini melambangkan pertama kalinya seorang anak menginjakkan kaki di tanah sebagai simbol kesiapan menjalani kehidupan.

Dalam rangkaian acaranya, biasanya terdapat beberapa tahapan, seperti berjalan di atas jadah (kue dari ketan) berwarna-warni, menaiki tangga yang terbuat dari tebu, hingga memasuki kurungan ayam yang berisi berbagai benda pilihan.

Benda-benda tersebut melambangkan beragam profesi atau jalan hidup. Mainan atau benda yang dipilih anak dipercaya sebagai gambaran minat atau rezekinya di masa depan.

Dalam prosesi yang dijalani Arash, ia mengikuti tahapan menginjak tanah hingga naik tangga. Salah satu bagian yang menarik perhatian adalah sesi memilih mainan.

"Tadi ada pilih mainan juga, katanya kan mainan yang dia pilih nanti bisa kejadian (profesinya pas udah besar). Tadi dia ambil pesawat," ungkap Thariq.

Thariq menegaskan bahwa keputusannya menggelar tedak siten murni karena ingin menjaga tradisi Jawa.

"Melestarikan tradisi Jawa aja karena sayang banget kalau nggak dilestarikan budaya kita," katanya.

Meski sempat baru bangun tidur sebelum acara dimulai, Arash disebut tetap tenang sepanjang prosesi berlangsung.

"Dia tadi sebenarnya baru bangun tidur tapi alhamdulillah nggak rewel," ujar Thariq.

Perkembangan Arash pun disebut semakin pesat. Thariq mengungkapkan bahwa putranya kini sudah bisa merangkak dengan cepat, duduk sendiri, hingga makan dengan baik.

"Sekarang baby udah bisa merangkak cepat banget, duduk, makan," katanya.

Menariknya, Arash kini juga dijuluki sebagai "baby online" karena memiliki banyak penggemar di media sosial.

Thariq bahkan mengaku bahwa saat mereka bepergian, perhatian publik justru lebih tertuju pada sang buah hati.

"Arash sekarang udah jadi 'baby online', fansnya banyak banget. Sekarang kalau lagi keluar yang ditanyain bukan lagi Thariq atau Aaliyah, tapi Arash," ungkapnya.

Thariq merasa bersyukur karena Arash termasuk bayi yang tidak rewel dan mudah diurus.

"Alhamdulillah nikmat banget ngurusin Baby Arash karena dia bukan yang rewel, dia bayi baik banget," tuturnya.

Tak hanya itu, Arash juga sudah mulai mengikuti aktivitas fisik seperti senam bayi. Thariq berencana untuk mulai menyekolahkan Arash saat usianya menginjak satu tahun.

"Udah mulai gymnastic, nanti satu tahun mau coba disekolahin," tutup Thariq.

Lewat momen tedak siten ini, Thariq tidak hanya merayakan tumbuh kembang putranya, tetapi juga menunjukkan komitmennya untuk tetap menjaga dan melestarikan budaya Indonesia.

(ikh)

Loading ...

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi