Jakarta, CNN Indonesia --
Arsenal unggul 1-0 atas Paris Saint-Germain pada babak pertama final Liga Champions. PSG tidak bisa melepaskan tembakan tepat sasaran di 45 menit awal.
Arsenal memulai laga dengan melancarkan pressing ketat hingga ke daerah pertahanan PSG. Hal ini membuat PSG tidak bisa leluasa memegang bola dan mengatur serangan.
Di menit keenam, Arsenal bisa mengejutkan PSG lebih dulu lewat gol pertama. Gol tersebut dicetak oleh Kai Havertz.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol tersebut bermula dari serangan Arsenal di sisi kiri. Upaya Marquinhos membuang bola justru membentur Leandro Trossard dan bola pun mengarah ke lini pertahanan PSG.
Havertz dengan cepat segera berlari menyambar bola dan terus berlari memasuki kotak penalti. Meskipun ruang tembak yang ada terbilang sempit, Havertz bisa mengirim bola ke dalam gawang lewat tembakan kaki kirinya.
Setelah unggul 1-0, Arsenal meneruskan pressing agresif ke pemain-pemain PSG. Hasilnya, hingga laga memasuki menit ke-20, PSG belum bisa mendaratkan tembakan tepat sasaran.
Pada menit ke-26, kiper PSG Matvei Safonov terkapar di lapangan. Hal itu terjadi setelah ia berbenturan dengan Trossard ketika tengah berupaya memotong umpan silang Bukayo Saka yang mengarah ke kotak penalti. Namun setelah beristirahat sesaat, Safonov bisa melanjutkan permainan.
PSG terus menguasai bola namun mereka benar-benar kesulitan memberikan ancaman serius, Tiap Dembele dan Kvaratskhelia memegang bola, Arsenal selalu melakukan double cover untuk meminimalisir pergerakan dan mempersempit ruang tembak.
Situasi tidak banyak berubah hingga laga memasuki menit ke-35. PSG masih belum bisa melepaskan tembakan tepat sasaran.
Cara Mikel Arteta menyiapkan formula bertahan benar-benar bisa diterapkan dengan baik oleh pemain Arsenal di babak pertama. PSG bisa menguasai aliran bola tetapi tidak dibiarkan leluasa mencari ruang begitu memasuki kotak penalti hingga laga memasuki menit ke-40.
Ada peluang cukup bagus didapat PSG di menit ke-42. Pergerakan Nuno Mendes yang diakhiri umpan ke muka gawang menghadirkan kemelut. Bola melayang dan disundul oleh Fabian Ruiz namun bola melambung di atas gawang.
Di menit ke-45, Dembele juga mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun bola masih melambung jauh dari sasaran.
Saat laga memasuki injury time, giliran Desire Doue yang mencoba tendangan jarak jauh. Namun usahanya juga belum menemui hasil.
Kai Havertz sempat mendapat peluang melepaskan tembakan di kotak penalti. Namun tendangannya kali ini bisa diblok oleh Marquinhos dan diamankan Safonov.
Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk Arsenal.
Susunan Pemain
Paris Saint-Germain (4-3-3)
Matvei Safonov; Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes; Joao Neves, Vitinha, Fabian Ruiz; Desire Doue, Ousmane Dembele, Khvicha Kvaratskhelia
Arsenal (4-2-3-1)
David Raya; Cristhian Mosquera, William Saliba, Gabriel, Piero Hincapie; Declan Rice, Myles Lewis-Skelly; Bukayo Saka, Martin Odegaard, Leandro Trossard; Kai Havertz
(ptr)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
3
















































