Bahasa Arab dan Masa Depan Intelektual Muslim Indonesia

7 hours ago 1
Prof. Dr. Hj. Darmawati, S.Ag., M.Pd.

Oleh: Darmawati
(Guru Besar Pendidikan Bahasa Arab IAIN Parepare)

Suatu hari, di kelas, ada seorang mahasiswa yang bertanya dengan polos, “Bu, kalau sudah ada terjemahan, Google Translate, atau AI, mengapa kita masih perlu mempelajari bahasa Arab secara mendalam?” Pertanyaannya tampak sederhana. Sejujurnya, saya sempat terdiam cukup lama. Saat itulah saya benar-benar merasakan keresahan zaman ini.

Sekarang, semuanya serba instan. Kitab klasik dapat diunduh dalam hitungan menit. Ayat dan hadis pun telah tersedia lengkap dengan terjemahannya. Penjelasan para ulama juga banyak beredar luas melalui video singkat. Namun benarkah pemahaman agama dan tradisi keilmuan kita bisa didapat semudah itu?

Bahasa, Makna, dan Peradaban

Bahasa bukan hanya alat komunikasi, melainkan cara kita membentuk cara berpikir. Filsuf Austria, Ludwig Wittgenstein, pernah menyatakan bahwa batas bahasa kita adalah batas dunia yang bisa kita pahami. Kalau kita tidak benar-benar menguasai bahasa sebuah tradisi, pemahaman kita akan berhenti di permukaan. Kita mungkin tahu arti katanya, tetapi belum tentu paham maknanya.

Bagi umat Islam, bahasa Arab bukan sekadar bahasa ibadah. Ia adalah bahasa Al-Qur’an, hadis, dan ribuan kitab yang sudah membangun peradaban selama berabad-abad. Di sana ada perdebatan hukum, diskusi filsafat, pemikiran ekonomi, sampai refleksi tasawuf yang mendalam. Setiap istilah punya sejarahnya sendiri. Setiap kata membawa banyak lapisan makna.

Sejarah juga sudah membuktikan, ketika sebagian Eropa masih berada dalam periode stagnasi intelektual, bahasa Arab justru menjadi bahasa ilmu pengetahuan. Di Bayt al-Hikmah masa Abbasiyah, karya-karya besar diterjemahkan, dipelajari, lalu dikembangkan lagi. Ibnu Sina menulis ensiklopedia kedokteran yang bahkan dipakai di Eropa ratusan tahun. Ibnu Rusyd membahas filsafat Yunani sampai pemikir Barat pun terpengaruh. Semua itu lahir karena mereka serius menguasai bahasa sumber ilmu.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi