Bank Mandiri Bangun 28 Desa Lewat Mandiri Sahabat Desa

10 hours ago 8

Selular.ID – Bank Mandiri memperluas dampak sosial penyelenggaraan Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026 melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Mandiri Sahabat Desa.

Program yang berlangsung sepanjang awal Juni 2026 ini menjangkau 28 desa di sepanjang rute Mandiri Jogja Marathon 2026 di Yogyakarta, dengan fokus pada penguatan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Mandiri ke-28 sekaligus mempertegas komitmen perseroan dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui pendekatan yang terintegrasi, Bank Mandiri berupaya memastikan bahwa penyelenggaraan ajang olahraga tidak hanya menghadirkan manfaat ekonomi jangka pendek, tetapi juga meninggalkan dampak sosial yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menjelaskan bahwa program Mandiri Sahabat Desa dijalankan dengan semangat “Melangkah Bersama, Membangun Jogja”.

Menurutnya, kehadiran Bank Mandiri melalui Mandiri Jogja Marathon tidak hanya bertujuan menghadirkan kompetisi olahraga bertaraf internasional, tetapi juga memperkuat kontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Program Mandiri Sahabat Desa dilaksanakan pada minggu pertama dan kedua Juni 2026 dengan melibatkan desa-desa yang dilintasi rute lomba.

Salah satu fokus utama program ini adalah peningkatan kualitas infrastruktur dasar yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Bank Mandiri melakukan perbaikan jalan di 28 desa yang menjadi bagian dari lintasan Mandiri Jogja Marathon 2026.

Perbaikan tersebut ditujukan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi lokal, serta memperkuat daya tarik kawasan yang memiliki potensi wisata.

Selain perbaikan jalan, perusahaan juga membangun 28 batas desa sebagai penanda administratif wilayah.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu pengelolaan tata ruang desa sekaligus memudahkan masyarakat maupun wisatawan dalam mengenali batas kawasan yang mereka kunjungi.

Aspek lingkungan juga menjadi perhatian dalam program ini. Bank Mandiri menggelar kegiatan Aksi Bersih Desa yang melibatkan partisipasi masyarakat di seluruh desa sasaran.

Kegiatan tersebut bertujuan menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat kesadaran kolektif terhadap pentingnya pengelolaan kawasan wisata yang berkelanjutan.

Yogyakarta sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata utama di Indonesia yang mengandalkan kekayaan budaya, sejarah, dan alam.

Karena itu, upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan menjadi faktor penting dalam mempertahankan daya saing sektor pariwisata daerah.

Sebagai bagian dari kegiatan sosial, Bank Mandiri juga menyalurkan 2.800 paket sembako kepada kelompok masyarakat pra-sejahtera.

Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan yang menjadi bagian dari pelaksanaan program.

Di sektor ekonomi, Bank Mandiri menghadirkan UMKM Festival yang melibatkan sekitar 60 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan sekitar Candi Prambanan.

Melalui kegiatan ini, pelaku usaha mendapatkan kesempatan untuk memperluas akses pasar, memperkenalkan produk kepada pengunjung, serta memanfaatkan berbagai solusi transaksi digital yang tersedia dalam ekosistem Bank Mandiri.

Langkah tersebut sejalan dengan strategi perusahaan dalam mendorong digitalisasi UMKM.

Selain memperluas akses pemasaran, pemanfaatan layanan keuangan digital diharapkan dapat meningkatkan produktivitas usaha sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha lokal di tengah perkembangan ekonomi digital.

Menurut Adhika Vista, pemberdayaan UMKM merupakan bagian penting dari upaya Bank Mandiri dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Perseroan terus mendorong perluasan akses ekonomi digital melalui berbagai layanan dan kolaborasi yang memungkinkan pelaku usaha berkembang lebih cepat serta menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi daerah.

Mandiri Jogja Marathon 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2026 di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta.

Mengusung tema “More Than a Race”, ajang sport tourism tersebut menggabungkan kompetisi lari berstandar internasional dengan pengalaman wisata, budaya, dan aktivitas sosial dalam satu rangkaian acara.

Pendekatan ini menunjukkan bagaimana sebuah event olahraga dapat menjadi katalis bagi pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat.

Kehadiran peserta, wisatawan, komunitas, dan pelaku usaha dalam satu ekosistem menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi daerah penyelenggara.

Melalui Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri menegaskan bahwa keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya diukur dari jumlah peserta atau skala penyelenggaraan, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Perseroan menyatakan akan terus mengembangkan berbagai inisiatif sosial dan ekonomi yang mendukung pembangunan berkelanjutan, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan komunitas, serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Bank Mandiri Perluas Livin’ Berbagi Lewat QRIS Rp1

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi