Biaya Verifikasi Biometrik Kartu SIM Baru Kemahalan, ATSI Beri Usul

3 hours ago 1

Selular.ID – Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) berharap pemerintah dapat menurunkan biaya verifikasi biometrik berbasis face recognition yang digunakan dalam registrasi kartu SIM baru.

Ketua Umum ATSI, Marwan O Baasir, menilai biaya yang dikenakan kepada operator sebesar Rp3.000 untuk satu kali verifikasi data ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) saat ini masih terlalu tinggi.

“(Verifikasi) Face recognition itu Rp3.000 biayanya. Kemarin sudah dibahas oleh Menteri Keuangan untuk membicarakan lagi dengan Dukcapil. Kita berharap ada insentif,” ujar Marwan, Selasa (23/6/2026).

“Artinya cost-nya diturunkan. Karena ini sebenarnya akses masyarakat ke komunikasi internet. Masa ya bayarnya segitu gede,” sambungnya.

Marwan mengatakan bahwa ATSI telah mengajukan permohonan peninjauan biaya.

Baca juga:

Menurutnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah menyampaikan surat kepada Kementerian Dalam Negeri terkait evaluasi biaya verifikasi biometrik tersebut.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

ATSI berharap biaya verifikasi face recognition dapat ditekan, atau bahkan digratiskan apabila masuk dalam kategori program pemerintah yang memperoleh dukungan penuh dari regulator.

“Nanti kita lihat. Kalau bisa sih free gitu. Karena ini kan program pemerintah. Di dalam PP-nya bilang kalau program pemerintah itu asal dapat endorsement dari Komdigi bisa Rp0,” tutur Marwan lebih lanjut.

Sementara itu, Marwan menegaskan kembali kalau seluruh operator seluler telah siap menerapkan registrasi pelanggan baru berbasis biometrik secara penuh pada 1 Juli mendatang.

Dengan kebijakan baru ini, pelanggan baru tidak lagi menggunakan verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK), melainkan melalui pencocokan wajah saja.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi