Bocoran iPhone Fold Sebut Apple Hampir Atasi Masalah Lipatan Layar

3 hours ago 1

Selular.ID – Apple dikabarkan semakin dekat memasuki tahap produksi massal untuk perangkat lipat pertamanya yang sementara disebut iPhone Fold.

Sejumlah laporan rantai pasok yang dikutip media teknologi internasional menyebut Apple telah membuat kemajuan signifikan dalam mengurangi garis lipatan pada layar, salah satu tantangan utama pada smartphone lipat.

Informasi tersebut muncul dari laporan media teknologi yang mengutip sumber industri dan pembocor perangkat keras di rantai pasok.

Laporan tersebut menyebut Apple telah melakukan pengujian intensif terhadap desain layar dan engsel untuk meminimalkan efek lipatan yang biasanya terlihat pada perangkat foldable saat layar dibuka.

Sejak beberapa tahun terakhir, Apple memang disebut sedang mengembangkan iPhone dengan desain lipat.

Berbeda dengan sebagian produsen Android yang lebih dulu merilis perangkat foldable, Apple dilaporkan menunda peluncuran produk tersebut untuk memastikan kualitas layar dan mekanisme engsel memenuhi standar desain perusahaan.

Menurut laporan dari sumber industri, Apple telah mengendalikan kedalaman lipatan layar hingga di bawah 0,15 mm dengan sudut lipatan kurang dari 2,5 derajat pada layar utama berukuran sekitar 7,8 inci.

Ukuran ini menggambarkan seberapa terlihat atau terasa garis lipatan pada layar ketika perangkat dibuka. Semakin kecil nilainya, semakin halus permukaan layar yang dihasilkan.

Selain itu, Apple disebut menggunakan panel layar fleksibel yang diproduksi oleh Samsung Display, namun dengan struktur panel dan metode laminasi yang dirancang oleh Apple sendiri.

Pendekatan ini dilakukan untuk mengurangi tekanan pada area lipatan sehingga layar dapat tetap rata ketika dibuka.

Perangkat ini diperkirakan mengadopsi desain lipat seperti buku, serupa dengan kategori foldable yang digunakan oleh sejumlah produsen smartphone lain.

Ketika dibuka, layar utama diperkirakan berukuran sekitar 7,8 inci, sementara layar luar yang digunakan saat perangkat tertutup memiliki ukuran sekitar 5,5 inci.

Selain layar, Apple juga dilaporkan mengembangkan sistem engsel khusus yang menggunakan komponen liquid metal.

Material ini dikenal memiliki kekuatan tinggi serta ketahanan terhadap deformasi, sehingga dapat membantu menjaga struktur engsel tetap stabil meski perangkat dibuka dan ditutup berulang kali.

Beberapa analis industri yang memantau rantai pasok Apple memperkirakan perangkat ini akan memasuki tahap produksi massal pada paruh kedua 2026.

Jika jadwal tersebut berjalan sesuai rencana, peluncuran komersialnya kemungkinan terjadi pada periode yang sama dengan lini iPhone generasi berikutnya.

Selain perubahan pada desain layar, perangkat ini juga disebut akan membawa konfigurasi kamera ganda di bagian belakang serta kamera tambahan pada layar dalam.

Beberapa laporan juga menyebut Apple kemungkinan kembali menggunakan Touch ID yang terintegrasi pada tombol daya untuk menghemat ruang internal perangkat.

Pengembangan iPhone Fold menjadi bagian dari strategi Apple untuk memasuki segmen smartphone lipat yang saat ini didominasi oleh produsen Android seperti Samsung dan sejumlah vendor asal China.

Meski kategori foldable telah hadir di pasar selama beberapa tahun, Apple disebut memilih menunggu hingga teknologi layar dan engsel mencapai tingkat kematangan yang lebih tinggi.

Di sisi lain, analis industri juga menilai kompleksitas desain perangkat lipat membuat proses produksi generasi pertama berpotensi berlangsung terbatas pada tahap awal. Beberapa laporan menyebut produksi awal kemungkinan masih terbatas sebelum meningkat pada generasi berikutnya setelah 2027.

Sejauh ini Apple belum memberikan pernyataan resmi terkait pengembangan iPhone Fold maupun jadwal peluncurannya.

Baca Juga:iPhone Fold Dikabarkan Bakal Menggunakan Nama Berbeda

Namun sejumlah indikasi dari rantai pasok menunjukkan bahwa proyek perangkat lipat tersebut terus bergerak menuju tahap produksi, sekaligus menandai kemungkinan perubahan besar pada desain iPhone di masa mendatang.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi