Jakarta -
Fenomena gerhana bulan akan jatuh pada Selasa, 3 Maret 2026. Gerhana ini disebut sebagai gerhana bulan total yang juga dikenal sebagai Worm Moon atau Blood Moon.
Fenomena ini terjadi di mana Bulan tertutup bayangan umbra Bumi, menghasilkan warna merah yang memukau.
Dalam ajaran Islam, gerhana bulan merupakan salah satu tanda kebesaran Allah yang patut disyukuri dan dikagumi.
Ketika melihat tanda kekuasaan Allah tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal baik, seperti berdoa, berzikir, bersedekah, dan melaksanakan ibadah sunah saat gerhana terjadi. Salah satu ibadah sunah yang dianjurkan adalah salat gerhana bulan.
Salat gerhana bulan dianjurkan dilakukan secara berjamaah, namun bisa juga dilakukan sendiri di rumah. Buya Yahya dalam sebuah ceramahnya di kanal YouTube Al-Bahjah TV menjelaskan bahwa salat gerhana bisa dilakukan sendiri di rumah.
Jumlahnya bisa yang paling sederhana dua rakaat seperti salat sunnah lainnya.
"Salat Gerhana itu ada tiga macam, yang paling sederhana adalah Anda salat seperti salat dua rakaat qobliyah," ungkap Buya Yahya dalam video yang dilihat Selasa (3/3).
"Mungkin di masjid kita nggak ada diadakan salat berjamaah bersama-sama, maka kita bisa melakukan salat di rumah kita sendiri," lanjutnya.
Niat Sholat Gerhana Bulan
Niat sholat gerhana bulan adalah Ushalli sunnatal khusuf rak'ataini makmuman lillahi ta'ala.
Bacaan Arab niat sholat gerhana bulan:
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ مَأمُومًا لله تَعَالَى
Bacaan Arab Latin: Ushalli sunnatal khusuf rak'ataini makmuman lillahi ta'ala.
Artinya: Saya salat sunnah gerhana bulan dua rakaat sebagai makmum karena Allah Swt.
Tata Cara Sholat Gerhana Bulan
Berdasarkan hadis Bukhari dan Muslim dari Aisyah bin Jabir, terdapat dua cara pelaksanaan sholat gerhana bulan.
Cara pertama adalah melaksanakan sholat dua rakaat seperti sholat sunnah pada umumnya.
Cara kedua adalah anjuran Rasulullah untuk melaksanakan sholat dua rakaat dengan masing-masing rakaat membaca Al-Fatihah dua kali dan rukuk dua kali.
Berikut tata cara sholat gerhana bulan, seperti dikutip dari detikHikmah:
1. Membaca niat.
2. Takbiratul ihram.
3. Membaca doa Iftitah, lalu membaca surat Al-Fatihah.
4. Membaca surat panjang sambil dikeraskan, sesuai dengan hadis dari Aisyah riwayat Bukhari dan Muslim: "Nabi SAW menjaharkan (mengeraskan) bacaannya ketika shalat gerhana.
5. Rukuk.
6. I'tidal dan membaca doa i'tidal.
7. Membaca Al-Fatihah dan surat panjang.
8. Rukuk kedua.
9. I'tidal
10. Sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud lagi.
11. Bangkit dari sujud, lakukan satu rakaat dengan cara seperti rakaat pertama. Namun, surat yang dibaca lebih pendek dari sebelumnya.
12. Salam.
13. Lajutkan dengan berzikir, berdoa, beristigfar, dan bersedekah.
(dia/agn)
Loading ...

2 hours ago
1

















































