Bos Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Warisan Bisnis dan Filantropi yang Mendalam

3 hours ago 2
Pemilik Djarum Michael Bambang Hartono. FOTO: Djarum Foundation.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Michael Bambang Hartono, pengusaha nasional dan pemilik Grup Djarum, meninggal dunia pada Kamis (19/3) pukul 13.15 waktu Singapura pada usia 86 tahun. Kepergiannya meninggalkan warisan besar dalam dunia bisnis dan filantropi di Indonesia.

Lahir di Kudus, Jawa Tengah pada 2 Oktober 1939, Michael adalah putra dari Oei Wie Gwan, pendiri perusahaan rokok Djarum. Bersama adiknya, Robert Budi Hartono, ia mengembangkan Grup Djarum menjadi salah satu konglomerat terbesar di Indonesia dengan berbagai lini usaha termasuk kepemilikan saham terbesar di PT Bank Central Asia (BCA) dan industri elektronik Polytron.

Michael Bambang Hartono dikenal sebagai pengusaha paling berpengaruh di Indonesia dan sering masuk dalam daftar orang terkaya versi berbagai lembaga internasional. Pendekatan jangka panjang dalam membangun bisnis keluarga menjadi kunci kesuksesannya.

Selain di bidang usaha, Michael aktif sebagai atlet nasional cabang olahraga bridge. Pada 2020, Presiden Joko Widodo menganugerahkan Satyalancana Dharma Olahraga atas prestasinya mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali perunggu di kejuaraan dunia bridge tahun 2008, 2009, dan 2010 serta Asian Games 2018.

Lebih lanjut, melalui Djarum Foundation, Michael berperan aktif dalam filantropi yang mencakup bidang pendidikan, olahraga, lingkungan, dan budaya. Program-programnya meliputi pembinaan atlet bulu tangkis lewat PB Djarum, pemberian beasiswa bagi mahasiswa, penghijauan hutan dengan penanaman pohon trembesi di sepanjang jalur Pantura Pulau Jawa, serta dukungan terhadap seniman dan budayawan Indonesia.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi