Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya berpotensi hujan hari ini, Senin (20/4).
Dalam Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek periode 19-23 April, BMKG memperkirakan hujan intensitas sedang hingga lebat akan mengguyur Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kabupaten Bogor diprediksi bakal diguyur hujan lebat hingga sangat lebat.
Di Jakarta, cuaca berpotensi tak menentu. BMKG memprakirakan, sejumlah wilayah Jakarta bakal panas terik pada pagi hingga menjelang siang hari.
Memasuki sore hari, cuaca berubah drastis dengan hujan berpotensi membasahi sejumlah wilayah.
BMKG menyebutkan, kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi seperti genangan, luapan air sungai, hingga longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
BMKG menjelaskan bahwa potensi dampak pada level waspada tetap perlu diantisipasi, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
Wilayah Jakarta saat ini masih berada pada masa peralihan menuju musim kemarau.
BMKG menjelaskan, hujan di dalam beberapa waktu terakhir dipicu oleh berbagai dinamika atmosfer, mulai dari aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial, Kelvin, hingga Mixed Rossby-Gravity (MRG), serta fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO).
Selain itu, peralihan dari Monsun Asia ke Monsun Australia turut membentuk pola angin dan konvergensi yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
"Sehingga meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan baik di sekitar pusat sirkulasi maupun di wilayah yang dipengaruhi pola angin tersebut," ujar BMKG.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan kepada CNNIndonesia.com, Kamis (9/4) memperkirakan wilayah Jakarta baru akan masuk musim kemarau pada Mei mendatang.
"Per hari ini belum masuk kemarau, mulai [masuk kemarau] Mei dasarian pertama," katanya, Kamis (9/4).
Dalam Buku Prediksi Musim Kemarau 2026, BMKG memperkirakan dua zona musim (ZOM) di wilayah Jakarta memulai musim kemarau pada Mei.
(dmi/dmi)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
1













































