Bos Ericsson Indonesia akan Bantu Operator Mengambil Keputusan Investasi 5G

3 hours ago 1

Selular.ID – Dunia teknologi dan telekomunikasi semakin berkembang dari tahun ke tahun, termasuk yang terjadi di Indonesia.

Bahkan penggunaan kecerdasan buatan atau AI juga semakin masif dilakukan di tengah kemajuan teknologi telekomunikasi.

Namun, di Indonesia, jaringan 5G masih belum merata dan kecepatannya masih kurang. Padahal jaringan 5G digunakan sebagai kendaraan bagi penggunaan AI.

Ericsson Indonesia mengakui perusahaan mereka adalah yang pertama memperkenalkan teknologi jaringan 5G di Indonesia sejak tahun 2018.

Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Direktur Ericsson Indonesia, Nora Wahby kepada Selular, Selasa (30/6/2026).

Baca juga:

Ericsson Indonesia Bakal Bantu Operator Seluler Dapatkan Ladang Cuan Baru dengan 5G

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Ericsson Mobility Report: Pelanggan 5G Lampaui Tiga Miliar, Trafik Uplink Makin Meningkat

Nora menjelaskan Ericsson terus mendukung perjalanan 5G Indonesia melalui kolaborasi yang erat dengan penyedia layanan telekomunikasi, regulator, dan berbagai pemangku kepentingan industri.

Salah satu faktor utama yang selama ini menjadi tantangan adalah ketersediaan spektrum, yang kini tersedia melalui proses lelang yang tengah berlangsung.

“Peran kami adalah membantu operator mengambil keputusan investasi yang tepat serta merancang strategi implementasi jaringan yang optimal,” ujarnya kepada Selular.

“Kami juga mendukung upaya monetisasi layanan 5G agar siklus pengembangan dan adopsi 5G dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.”

“Selain itu, Ericsson turut mendukung perluasan konektivitas di wilayah 3T dan daerah yang belum terlayani secara optimal melalui berbagai inisiatif,” sambungnya.

Tantangan Geografis

Nora mencontohkan, Ericsson telah mendukung pengembangan jaringan di wilayah seperti Nias, yang memiliki tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur.

Pengalaman seperti ini menunjukan bagaimana teknologi dapat membantu menjembatani kesenjangan digital dan memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, serta layanan digital lainnya.

“Fokus kami tidak hanya pada perluasan cakupan jaringan, tetapi juga pada peningkatan performa, efisiensi, dan pengalaman pengguna,” ungkapnya.

“Pada akhirnya, pemerataan 5G di Indonesia memerlukan kolaborasi dari seluruh ekosistem, dan Ericsson berkomitmen untuk terus mendukung perluasan akses sekaligus menghadirkan jaringan yang semakin andal dans iap menghadapi kebutuhan masa depan,” tandasnya.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi