Buat Internet Makin Kencang, Komdigi Mulai Seleksi Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz

4 hours ago 1

Selular.ID – Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi), mengumumkan dimulainya proses seleksi atau lelang spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz untuk mendukung pengembangan jaringan seluler, termasuk 5G.

Tahap awal lelang ditandai dengan pembukaan pengambilan akun serta distribusi dokumen seleksi kepada peserta pada hari pertama proses berlangsung.

Wayan Toni Supriyanto, Director General of Digital Infrastructure Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia menjelaskan kedua spektrum tersebut dilelang secara bersamaan dengan skema seleksi yang masih mengacu pada mekanisme sebelumnya, yakni beauty contest.

Skema ini menilai peserta berdasarkan sejumlah parameter, termasuk komitmen pembangunan jaringan dan kemampuan teknis, bukan semata penawaran harga.

“Hari ini pengambilan akun dan dokumen seleksi sudah bisa dilakukan. Prosesnya dibarengkan sesuai pengumuman yang kami sampaikan,” ujar Wayan di Jakarta (29/04/26).

Ia menjelaskan bahwa lelang ini terbuka untuk seluruh penyelenggara jaringan bergerak seluler di Indonesia.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Namun, hingga tahap awal ini, pemerintah belum mengungkapkan operator mana saja yang telah menyatakan minat atau mengambil dokumen seleksi.

Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz memiliki peran berbeda dalam pengembangan jaringan. Pita 700 MHz dikenal efektif untuk memperluas jangkauan sinyal atau coverage karena karakteristik frekuensinya yang mampu menjangkau area lebih luas, termasuk wilayah rural.

Sementara itu, pita 2,6 GHz lebih difokuskan untuk meningkatkan kapasitas jaringan, terutama dalam menghadapi lonjakan trafik data pada layanan 4G dan 5G.

Wayan menegaskan bahwa kedua spektrum tersebut sama-sama dapat dimanfaatkan untuk pengembangan 5G.

“700 MHz untuk coverage, 2,6 GHz untuk kapasitas. Tapi keduanya bisa digunakan untuk 5G,” jelasnya.

Dalam proses seleksi ini, pemerintah tidak menerapkan skema pembagian merata antar operator.

Sebaliknya, pemenang akan ditentukan berdasarkan peringkat hasil evaluasi. Operator dengan nilai tertinggi akan menjadi pemenang utama untuk masing-masing blok spektrum.

“Ini bukan pembagian rata. Kita cari ranking satu sebagai pemenang. Ada ranking satu, dua, dan tiga dalam proses seleksi,” kata Wayan.

Ia juga membuka kemungkinan bahwa satu operator dapat memenangkan lebih dari satu blok spektrum, tergantung hasil seleksi dan strategi yang diajukan dalam dokumen penawaran.

Peserta dapat memilih untuk mengikuti lelang pada satu atau kedua pita frekuensi yang tersedia.

Terkait jadwal, pemerintah memperkirakan proses seleksi akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan, dengan pengumuman pemenang ditargetkan pada akhir Juli, menyesuaikan dengan tahapan evaluasi yang berjalan.

Di sisi lain, pemerintah belum menetapkan target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari lelang ini. Hal tersebut disebabkan proses masih berada pada tahap awal, sehingga nilai akhir akan bergantung pada hasil seleksi dan komitmen yang diajukan oleh peserta.

“Target PNBP belum bisa ditentukan karena proses lelang masih berjalan. Semua detail ada di dokumen seleksi,” ujar Wayan.

Mengenai skema pembayaran dan kemungkinan insentif bagi operator, pemerintah menyatakan akan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku. Detail terkait kewajiban finansial dan skema pembayaran juga tercantum dalam dokumen seleksi yang telah dibagikan kepada peserta.

Langkah lelang spektrum ini berlangsung di tengah tantangan industri telekomunikasi yang menghadapi tekanan biaya investasi jaringan yang tinggi, terutama untuk pengembangan 5G. Namun demikian, pemerintah tetap menempatkan proses seleksi sebagai tahap utama untuk memastikan pemanfaatan spektrum berjalan optimal dan sesuai kebutuhan nasional.

Dengan dimulainya lelang spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz, pemerintah mendorong percepatan pembangunan jaringan berkapasitas tinggi sekaligus memperluas jangkauan layanan digital.

Baca Juga:Kepmen Komdigi Nomor 175 Tahun 2026 Terbit, Pemerintah Segera Lelang Spektrum 2,6 GHz dan 700 MHz

Hasil dari proses ini akan menjadi dasar bagi operator dalam mengembangkan infrastruktur jaringan generasi berikutnya di Indonesia.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi