Bus Jemaah Umrah WNI Terbakar, Kemenlu Pastikan Tak Ada Korban

7 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Bus jemaah umrah yang ditumpangi 24 warga negara Indonesia (WNI) terbakar dalam perjalanan dari Mekkah ke Madinah, Arab Saudi.

Plt Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Heni Hamidah mengaku telah berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah terkait insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seluruh jemaah WNI dinyatakan selamat dan tidak ada korban jiwa atau luka. Mereka semua telah dievakuasi dengan bus pengganti. Saat ini, semua jemaah dalam keadaan sehat dan telah tiba di Madinah," ujar Heni dalam rilis resmi, Jumat (27/3) malam.

Saat ini semua jamaah diinformasikan dalam keadaan sehat dan sedang menginap di Manazel Al-Saadiq Hotel, Madinah.

Tim Konsuler KJRI Jeddah juga akan bertolak menuju Madinah untuk menemui korban.

Sebelumnya, sebuah video beredar luas di media sosial pada Kamis (26/3) yang memperlihatkan sebuah bus jemaah umrah asal Indonesia terbakar.

Untuk memastikan penanganan lanjutan, Kemlu dan KJRI Jeddah terus berkoordinasi dengan pihak agen perjalanan, muasasah, dan otoritas Saudi.

"Tim juga sedang mengkomunikasikan kepada muassasah agar 24 jamaah dimaksud dapat diberikan kompensasi mengingat semua barang bawaannya (koper, dll) hangus terbakar," kata Staf Teknis Urusan Haji Umrah KJRI Jeddah Ilham Effendy, dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Sabtu (28/3).

Effendy lalu mengatakan, bus tersebut merupakan bagian PT Dalel Maalem yang dikendarai warga negara Mesir.

Sementara itu, agen perjalanan yang mengurus para jemaah umrah itu yakni Sakinah Tour and Travel dari Indonesia dan nama Muassasah di Arab Saudi yaitu Muassasah Dalel Maalem for Umrah Services.

Kronologi bus terbakar

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak terkait, Heni mengatakan, bus mengalami kebakaran setelah melewati titik pemeriksaan terakhir menuju Kota Madinah, sekitar 50 kilometer dari Madinah.

Insiden itu bermula saat ban belakang bus pecah, yang kemudian disusul munculnya asap dari bagian luar depan kendaraan. Pengemudi bus sempat menghentikan kendaraan agar seluruh jemaah dapat turun untuk menyelamatkan diri.

"Tidak lama kemudian, api muncul dari bagian belakang bus dan membakar seluruh kendaraan, termasuk koper dan barang bawaan jamaah yang berada di dalam bus," ungkap Heni.

(isa/asr)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi