Media Pemerintah China Tak Jadikan Kedatangan Trump Liputan Utama

9 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Media resmi pemerintah China, People's Daily, tidak menjadikan kedatangan Presiden AS Donald Trump ke Beijing sebagai headline utama edisi Kamis (14/5).

Alih-alih menyoroti agenda pertemuan Trump dengan Presiden China Xi Jinping, halaman depan surat kabar corong Partai Komunis China itu justru dipenuhi pemberitaan mengenai pidato dan agenda ekonomi Xi Jinping.

Laporan utama People's Daily membahas konsep 'modernisasi ala China' yang disampaikan Xi dalam cetak biru ekonomi lima tahunan terbaru China yang dirilis pada Maret lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, sejumlah headline lain di halaman depan juga menyoroti investasi sektor teknologi tinggi serta pertumbuhan ekspor ke negara-negara yang tergabung dalam proyek Belt and Road Initiative (BRI) China.

Minimnya pemberitaan soal Trump di halaman utama bukan berarti kunjungan tersebut dianggap tidak penting oleh pemerintah China. Namun, People's Daily selama ini dikenal sebagai media resmi Partai Komunis China yang fokus pada narasi dan agenda politik Xi Jinping.

Faktor teknis tenggat cetak surat kabar juga disebut menjadi salah satu alasan belum munculnya pemberitaan besar mengenai pertemuan Trump-Xi dalam edisi Kamis (14/5) pagi.

Melansir CNN, media-media China diperkirakan baru akan menampilkan foto dan liputan besar kunjungan Trump pada edisi berikutnya setelah tersedia pernyataan resmi dan kutipan langsung dari Xi Jinping.

Meski begitu, media pemerintah China lainnya tetap memberikan perhatian besar terhadap lawatan Trump ke Beijing.

Kantor berita pemerintah China Xinhua News Agency misalnya, menerbitkan komentar khusus yang menyebut pertemuan Trump dan Xi sebagai momentum penting untuk memperjelas arah hubungan China-AS di masa depan.

Dalam komentar sebelumnya, Xinhua menyebut pertemuan kedua pemimpin diharapkan dapat mengirim "sinyal positif" kepada dunia sekaligus mengurangi berbagai gangguan terhadap hubungan Beijing dan Washington.

Pertemuan Trump dan Xi sendiri menjadi sorotan global di tengah hubungan kedua negara yang masih dibayangi perang dagang, isu Taiwan, persaingan teknologi, hingga konflik geopolitik di Timur Tengah.

(del/mik)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi