CNN Indonesia
Selasa, 19 Mei 2026 09:00 WIB
Ilustrasi. Jika ingin menurunkan gula darah agar stabil, ada waktu olahraga terbaik. Kapan sebaiknya berolahraga? (iStock/gradyreese)
Jakarta, CNN Indonesia --
Olahraga menjadi salah satu cara efektif untuk mengendalikan gula darah, terutama bagi penderita diabetes. Namun, tahukah Anda ada waktu olahraga terbaik untuk turunkan gula darah?
Memilih waktu olahraga yang tepat ternyata tidak hanya membantu mengontrol kadar gula, tetapi juga mendukung penurunan berat badan secara optimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, aktivitas fisik yang teratur bisa membantu tubuh lebih sensitif terhadap insulin. Jadi, kapan waktu ideal untuk olahraga dan jenis olahraga apa yang cocok untuk menurunkan gula darah?
Ini waktu olahraga terbaik untuk turunkan gula darah
Menurut laman The George Washington University Hospital, olahraga efektif menurunkan kadar glukosa darah dan meningkatkan sensitivitas insulin jika dilakukan setelah makan. Penekanannya di sini bukan pada jam tertentu, tetapi melakukan olahraga tepat setelah makan.
Hal ini karena olahraga dapat mengelola lonjakan gula darah yang terjadi setelah makan. Otot-otot langsung menggunakan glukosa dari darah sebagai sumber energi saat beraktivitas fisik.
Mengutip laman Cleveland Clinic, idealnya olahraga dilakukan lima hari dalam seminggu, tentunya setelah makan.
Bagi penderita diabetes tipe 1 maupun tipe 2, tujuan utamanya, yakni menjaga kadar gula darah tetap di bawah 180 mg/dl dua jam setelah makan.
Kadar glukosa biasanya mencapai puncaknya dalam waktu sekitar 90 menit setelah makan. Oleh karena itu, penting bagi penderita diabetes memantau kadar gula darah sebelum, selama, dan setelah berolahraga.
Jenis olahraga apa saja yang cocok?
Agar manfaat olahraga dalam mengatur gula darah maksimal, penting untuk menggabungkan berbagai jenis aktivitas. Mengutip laman Eating Well, berikut beberapa jenis olahraga yang direkomendasikan untuk menurunkan gula darah:
1. Aerobik
Aktivitas seperti jalan cepat, berenang, bersepeda, dan lari sangat baik untuk meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan gula darah.
Senam aerobik secara rutin dapat memperbaiki aliran darah, mengurangi resistansi insulin, serta mendukung pengelolaan berat badan jangka panjang.
2. Latihan beban
Latihan dengan beban, resistance band, atau latihan dengan berat tubuh sendiri, terbukti mampu membangun massa otot.
Otot yang lebih banyak dapat meningkatkan pengambilan glukosa oleh sel dan meningkatkan sensitivitas insulin secara keseluruhan. Idealnya, lakukan latihan kekuatan minimal dua sampai tiga kali seminggu.
3. Yoga dan stretching
Yoga membantu mengurangi stres dan meningkatkan relaksasi, yang dapat menurunkan kadar hormon stres seperti kortisol. Dengan demikian, yoga dan stretching bisa membantu menjaga keseimbangan gula darah dan mendukung kesehatan mental.
Itu dia waktu olahraga terbaik untuk turunkan gula darah. Meski demikian, penting diingat olahraga pada waktu kapan saja tetap bermanfaat.
Terlebih, berolahraga di pagi hari bisa menjadi pilihan terbaik jika Anda kesulitan mencari waktu olahraga di tengah kesibukan harian.
Perlu diingat pula, olahraga hanyalah salah satu bagian dari pengelolaan gula darah. Pola makan yang baik, tidur cukup, dan pengelolaan stres juga berperan penting dalam menjaga kadar gula darah tetap stabil.
(rti)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
1

















































