CNN Indonesia
Kamis, 09 Apr 2026 13:15 WIB
Ilustrasi. Daun pepaya bisa digunakan untuk membuat daging lebih empuk. (Istockphoto/ Irwan Nugraha)
Jakarta, CNN Indonesia --
Merendam daging dengan daun pepaya sudah lama menjadi trik dapur yang banyak digunakan, terutama saat mengolah daging yang cenderung alot. Cara ini biasanya dilakukan sebelum memasak, dengan harapan daging menjadi lebih empuk tanpa perlu dimasak terlalu lama.
Di banyak rumah tangga, metode ini bahkan seperti rahasia turun-temurun. Cukup membalurkan atau merendam daging dengan daun pepaya, diamkan beberapa saat, lalu olah seperti biasa. Praktis dan sederhana.
Melansir laman resmi Kementerian Kesehatan, pepaya, termasuk daunnya dikenal kaya akan nutrisi dan senyawa aktif. Buah pepaya mengandung berbagai zat gizi seperti vitamin A, vitamin C, vitamin B kompleks, hingga antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pada bagian daun terdapat enzim penting bernama papain. Enzim ini berperan dalam memecah protein, termasuk protein pada daging.
Penelitian dari Fakultas Peternakan Universitas Madako Tolitoli juga menyebutkan bahwa enzim papain mampu memecah protein pada daging. Ketika protein terurai, serat-serat daging menjadi lebih pendek dan lunak. Inilah yang membuat tekstur daging terasa lebih empuk saat dimasak.
Dalam penelitian tersebut, daging ayam yang direndam dengan ekstrak daun pepaya selama 30, 60, hingga 90 menit menunjukkan perubahan signifikan pada teksturnya. Semakin lama waktu perendaman, daging cenderung semakin empuk.
Bahkan, perendaman selama 90 menit menghasilkan tingkat keempukan terbaik berdasarkan penilaian panelis.
Ada efek sampingnya
Meski efektif membuat daging lebih empuk, penggunaan daun pepaya juga memiliki konsekuensi. Penelitian yang sama menemukan bahwa semakin lama daging direndam, aroma khas daun pepaya akan semakin kuat.
Hal ini dapat menurunkan tingkat kesukaan terhadap aroma daging.
Tak hanya itu, rasa daging juga bisa berubah. Kandungan alkaloid dalam daun pepaya dapat menimbulkan rasa pahit, terutama jika perendaman dilakukan terlalu lama.
Dari segi tampilan, warna daging juga dapat berubah. Perendaman dalam waktu lama bisa membuat daging tampak kehijauan akibat pigmen klorofil dari daun pepaya.
Dengan kata lain, daun pepaya memang terbukti secara ilmiah dapat membantu mengempukkan daging. Namun, penggunaannya tetap perlu diperhatikan agar tidak merusak rasa, aroma, dan tampilan.
Beberapa cara yang bisa dilakukan agar hasilnya tetap optimal, antara lain:
• Tidak merendam terlalu lama
• Mencuci daging setelah perendaman
• Mengombinasikan dengan bumbu lain saat memasak
Merendam daging dengan daun pepaya bisa menjadi solusi praktis, terutama untuk jenis daging yang lebih keras. Namun, seperti banyak teknik memasak lainnya, kuncinya ada pada takaran dan waktu.
Terlalu sebentar mungkin belum terasa efeknya, tetapi terlalu lama justru bisa mengganggu cita rasa. Jadi, jika ingin mencoba, pastikan dilakukan secara seimbang agar daging empuk tanpa mengorbankan rasa.
(anm/tis)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
3














































