Jakarta, CNN Indonesia --
Google merilis fitur Gemini untuk platform browser Chrome bagi pengguna di Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Simak kemampuannya berikut ini.
"Awal tahun ini, kami memperluas Gemini di Chrome untuk lebih dari 50 bahasa dan hari ini kami meluncurkannya di Asia Pasifik, termasuk Jepang, Korea Selatan, Singapura, Vietnam, dan sejumlah negara lain," ujar Charmaine Dsilva, Senior Director Product Management Google Chrome dalam sesi daring, Senin (20/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gemini di browser Chrome pertama tersedia untuk para pengguna di Amerika Serikat (AS) pada September lalu. Menurut Charmaine, fitur ini telah banyak digunakan untuk berbagai pekerjaan, mulai dari meringkas artikel dan video, membuat rencana perjalanan, hingga membandingkan barang belanjaan.
Gemini di Chrome hadir sebagai asisten browsing yang dipersonalisasi untuk pengguna. Asisten ini bisa membantu merangkum konten yang panjang, membandingkan informasi di berbagai tab, dan lain-lain.
Integrasi mendalam Gemini di Chrome dengan aplikasi Google yang populer, pengguna juga dapat menjadwalkan rapat dengan Kalender, memeriksa detail lokasi dengan Peta, menyusun dan mengirim email dengan Gmail, serta mengajukan pertanyaan tentang video YouTube, semuanya tanpa harus meninggalkan halaman yang sedang dibuka.
Selain itu, fitur baru Nano Banana 2 memungkinkan pengguna mengubah gambar di web menggunakan perintah teks di panel samping Gemini di Chrome.
Google juga menambahkan fitur Personal Intelligence yang membuat Gemini di Chrome dapat mengingat konteks dari percakapan sebelumnya, sehingga pengguna mendapatkan jawaban yang disesuaikan secara unik untuk apa pun yang Anda cari di seluruh web.
Bagi pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra, pengguna bisa memilih model yang digunakan sebagai asisten Gemini di Chrome.
Selain itu, para pelanggan ini juga bisa mendapatkan akses ke fitur-fitur terbaru lebih awal, misalnya fitur auto browse yang telah hadir untuk pengguna di AS yang berlangganan Google AI Pro dan Ultra.
Sayangnya, fitur ini belum diluncurkan untuk pengguna luas secara global.
Lebih lanjut, Charmaine memastikan kemampuan Gemini di Chrome dirancang dengan mengutamakan keamanan sejak awal dan dibuat agar pengguna tetap memegang kendali.
Ia mengatakan model-model Gemini dilatih untuk mengenali ancaman seperti injeksi prompt, serta dilengkapi dengan fitur pengaman yang akan meminta konfirmasi sebelum melakukan tindakan sensitif.
(lom/fea)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
3

















































