FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pengacara nyentrik, Hotman Paris Hutapea, ikut bicara terkait perubahan sikap Pakar Digital Forensik Rismon Sianipar dalam polemik dugaan ijazah Presiden ke-7 RI, Jokowi.
Hotman menegaskan bahwa perubahan sikap tersebut memicu kekecewaan, khususnya di kalangan masyarakat Batak yang mengikuti isu ini di media sosial.
Dikatakan Hotman, banyak pihak yang menyayangkan langkah Rismon yang dinilai berubah secara tiba-tiba.
“Memang banyak putra Batak di Medsos menyesalkan,” ujar Hotman dikutip fajar.co.id, Sabtu (21/3/2026).
Sindir Momen Parsel ke Solo
Hotman juga menyinggung momen saat Rismon datang ke Solo dan membawa parsel.
“Sesudah parsel dikasih, langsung ditutup pintunya dan parselnya digotong begitu. Aduh, aku pun menangis melihatnya. Viral si Putra Batak,” sebutnya.
Soroti Popularitas Rismon
Tidak berhenti di situ, Hotman turut menyinggung popularitas Rismon yang belakangan menjadi perhatian publik.
“Selama ini yang selalu viral adalah Hotman Paris di berbagai media. Tapi posisi Hotman telah direbut oleh Rismon Sianipar,” ucapnya.
Ia bahkan menyebut pemberitaan terkait Rismon mengalahkan isu global.
“Bahkan berita tentang Rismon Sianipar telah mengalahkan berita serangan rudal Presiden Amerika kepada Iran,” lanjutnya.
Ungkit Pernyataan Sebelumnya
Hotman juga mengingatkan publik pada pernyataan Rismon sebelumnya terkait dugaan ijazah Jokowi.
“Sebelumnya Rismon mengatakan 11 ribu triliun ijazah Jokowi itu palsu. Tapi lima hari lalu tiba-tiba dia datang minta maaf ke Solo dan mengatakan asli,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menyinggung pernyataan Rismon terkait Gibran Rakabuming Raka.


















































