Ilustrasi THR ASN dan Pekerja. (ChatGPT)
FAJAR.CO.ID, BULUNGAN -- Pemerintah di sejumlah daerah di Indonesia memastikan pencairan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) akan dilakukan lebih awal, tepat sebelum Hari Raya Idulfitri.
Kebijakan itu salah satunya diambil Kabupaten Bulungan dengan mengikuti arahan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia guna memberikan kepastian dan meringankan kebutuhan ASN menjelang Lebaran.
Persiapan dan Jadwal Pencairan THR
Melansir Jawa Pos (grup FAJAR) Bupati Bulungan, Syarwani, menegaskan kesiapan Pemkab Bulungan dalam melaksanakan pembayaran THR sesuai ketentuan pusat, termasuk tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang merupakan kebijakan daerah.
"Kami siap menjalankan arahan dari Menteri Keuangan terkait pembayaran THR lebih awal. Termasuk pembayaran TPP," katanya pada Jumat (27/2/2026).
Menurut Syarwani, pencairan THR direncanakan pada awal Maret dan dipastikan terealisasi sebelum Lebaran. Langkah ini diharapkan dapat membantu ASN memenuhi kebutuhan menjelang hari besar keagamaan.
"Rencananya dibayarkan awal Maret. Yang jelas sebelum Lebaran sudah cair," jelasnya.
Penentuan Besaran THR dan Dampak Ekonomi
Mengenai besaran nominal THR yang akan diterima ASN, Pemkab Bulungan masih menunggu aturan resmi dari pemerintah pusat. Biasanya, komponen THR mengacu pada gaji pokok dan tunjangan yang melekat, sementara TPP disesuaikan dengan kebijakan daerah dan kemampuan keuangan.
"Untuk nominalnya, kami masih menunggu regulasi resmi. Begitu aturannya terbit, akan langsung kami tindak lanjuti," bebernya.
Pemkab Bulungan berharap kebijakan pencairan THR lebih awal tidak hanya memberikan kepastian kepada ASN, tetapi juga berdampak positif terhadap stabilitas ekonomi lokal menjelang momentum hari besar keagamaan.

















































