Instagram Perluas TV App dengan Konten Episodik dan Live

4 hours ago 1

Selular.ID – Instagram memperluas strategi video dan hiburan digitalnya dengan menghadirkan format konten berdurasi lebih panjang, tayangan episodik, serta siaran langsung (live) pada aplikasi TV miliknya.

Langkah yang diumumkan pada 22 Juni 2026 ini menunjukkan upaya Meta membawa Instagram lebih jauh dari platform video pendek menuju pengalaman menonton yang menyerupai layanan streaming di ruang keluarga.

Instagram menyatakan tengah mengeksplorasi berbagai format baru untuk aplikasi TV yang pertama kali diluncurkan pada tahun lalu.

Selain video berdurasi panjang, perusahaan juga akan menguji konten berseri yang terdiri dari beberapa episode serta pengalaman live yang dapat dinikmati langsung melalui layar televisi.

Inisiatif tersebut hadir tidak lama setelah Meta mengonfirmasi pengujian fitur “Series” untuk Reels di Instagram dan Facebook.

Fitur ini memungkinkan kreator mengelompokkan sejumlah video ke dalam satu rangkaian episode sehingga pengguna dapat mengikuti alur konten secara berurutan dari satu pusat atau hub khusus di profil kreator.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Perubahan strategi ini memperlihatkan arah baru Instagram dalam persaingan industri video digital. Selama beberapa tahun terakhir, Instagram berfokus pada format video pendek melalui Reels untuk bersaing dengan TikTok.

Kini, perusahaan mulai memperluas cakupan ke area yang selama ini didominasi platform streaming seperti Netflix, Amazon Prime Video, maupun YouTube, terutama untuk konsumsi konten di televisi.

Sebagai bagian dari ekspansi tersebut, Instagram juga memperluas ketersediaan aplikasi TV ke perangkat Samsung Smart TV.

Sebelumnya, aplikasi tersebut telah tersedia pada perangkat Amazon Fire TV dan Google TV. Kehadiran di lebih banyak platform televisi memungkinkan Instagram menjangkau pengguna yang mengonsumsi konten melalui layar besar di rumah.

Instagram turut memperkenalkan sejumlah fitur baru yang dirancang khusus untuk pengalaman menonton di televisi.

Salah satunya adalah fitur Channels yang akan menampilkan kumpulan video berdasarkan minat pengguna, kreator favorit, atau kategori tertentu seperti olahraga, hiburan, dan komedi.

Pendekatan ini berbeda dari pengalaman scrolling tanpa henti yang selama ini identik dengan aplikasi mobile.

Menurut Instagram, sistem kanal tersebut membantu pengguna menemukan video yang lebih relevan untuk ditonton bersama keluarga atau teman di ruang keluarga.

Strategi ini sekaligus memperkuat posisi aplikasi TV sebagai platform hiburan bersama, bukan sekadar perpanjangan dari aplikasi smartphone.

Perusahaan juga mulai menguji dukungan untuk video horizontal atau lanskap. Format ini dinilai lebih sesuai dengan karakteristik layar televisi dibandingkan video vertikal yang selama ini menjadi standar Reels.

Dukungan video horizontal menjadi fondasi penting apabila Instagram ingin menghadirkan konten berdurasi panjang dan pengalaman menonton yang lebih mirip layanan streaming.

Fitur lain yang diperkenalkan adalah kemampuan melakukan casting langsung dari smartphone ke televisi. Pengguna dapat menampilkan Reels maupun konten yang tersimpan di tab Saved ke layar TV tanpa perangkat tambahan.

Selain itu, Instagram kini juga menghadirkan dukungan untuk Stories di aplikasi TV, memperluas jenis konten yang dapat diakses melalui perangkat televisi.

Strategi ini sejalan dengan tren yang berkembang di industri media digital. Sejumlah platform sosial mulai mencari cara untuk meningkatkan durasi keterlibatan pengguna dengan mendorong konsumsi konten yang lebih panjang dan berkelanjutan.

Meta sendiri sebelumnya telah menguji fitur Series untuk Reels guna mendukung konten bersambung seperti tutorial, tantangan, hingga serial edukasi yang dapat diikuti pengguna dari episode ke episode.

Bagi kreator konten, perubahan ini berpotensi membuka peluang baru dalam mengembangkan format produksi yang lebih kompleks.

Jika sebelumnya Reels identik dengan video singkat berdurasi pendek, fitur episodik memungkinkan kreator membangun narasi yang lebih panjang dan mempertahankan keterlibatan audiens dalam jangka waktu lebih lama.

Langkah Instagram memperkuat aplikasi TV juga mencerminkan perubahan perilaku konsumsi media digital.

Pengguna tidak lagi hanya mengakses konten melalui smartphone, tetapi juga semakin sering menikmati video melalui televisi pintar dan perangkat streaming.

Dengan menggabungkan konten video panjang, serial episodik, siaran langsung, serta fitur personalisasi berbasis minat, Instagram berupaya memperluas perannya dari platform media sosial menjadi destinasi hiburan digital yang dapat diakses di berbagai layar.

Baca Juga: Pengguna Instagram Kini Bisa Posting Foto Privat Sementara

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi