Jakarta, CNN Indonesia --
Joan Laporta resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Barcelona pada Senin (9/2).
Pengunduran diri Laporta itu bukan tanpa alasan. Laporta mundur sebagai presiden klub saat ini demi bisa mencalonkan diri kembali dalam pemilihan pada 15 Maret mendatang.
Dikutip dari situs Barcelona, sesuai dengan Pasal 42.f Statuta FC Barcelona, presiden Joan Laporta mengundurkan diri dari jabatannya agar memenuhi syarat mengikuti pemilihan Dewan Direksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengunduran diri ini diformalkan pada rapat biasa Dewan Direksi yang diadakan Senin ini, di mana pengumuman pemilihan secara resmi dipublikasikan," tulis Barcelona.
Selai Laporta, sejumlah anggota dewan saat ini juga melepaskan jabatan mereka untuk berpartisipasi dalam proses pemilihan.
Mereka yang mengundurkan diri bersama Laporta adalah: wakil presiden bidang Kelembagaan, Elena Fort, wakil presiden bidang Sosial, Rafael Escudero, dan anggota dewan Ferran Oliver, Josep Maria Albert, Xavier Barbany, Miquel Camps, Aureli Mas, Xavier Puig, dan Joan Soler i Ferre.
Dikutip dari beinSport, Victor Font, Xavi Vilajoana, dan Marc Ciria akan menjadi lawan bertarung Laporta dalam pemilihan presiden Barcelona nanti.
Meski mengundurkan diri, Dewan Direksi tersebut akan terus bertugas hingga akhir masa jabatannya pada 30 Juni mendatang.
Dengan pengunduran diri Laporta, Rafael Yuste menjabat sebagai presiden klub Barcelona untuk sementara. Lalu Josep Cubells menjadi wakil presiden dan sekretaris, Alfons Castro sebagai bendahara, dan anggota dewan diiisi Josep Ignasi Macia, Angel Riudalbas, Joan Sole i Sust, dan Sisco Pujol.
(sry/sry)

6 hours ago
1














































