FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 kini menyisahkan tujuh pertandingan bagi semua tim.
Tak terkecuali untuk PSM Makassar, tujuh pertandingan sisa di musim ini akan menjadi tantangan sekaligus penentu nasib mereka.
Nasib PSM di tentukan ditujuh pertandingan sisa ini, mengingat mereka masih bersaing ketat untuk menjauhi zona merah.
Berdasarkan posisi sementara di klasemen, PSM Makassar berada di urutan ke-13 dengan 28 poin. Juku Eja cuma terpaut lima poin dari tim penghuni zona merah. Angka yang tidak berubah sampai pekan ke-27 kemarin.
Kondisi ini membuat tekanan terhadap skuad PSM semakin besar. Apalagi, meski mampu meraih kemenangan, pesaing-pesaing terdekatnya juga menunjukkan performa yang tidak kalah impresif.
Persaingan di papan bawah pun semakin panas dan sulit diprediksi.
Persijap Jepara yang ada di posisi ke-14 dengan 25 poin secara mengejutkan berhasil mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 2-1.
Sementara Persis Solo di urutan ke-15 dengan 24 poin juga sukses mempermalukan tamunya Semen Padang dengan skor 2-1. Begitu juga dengan Madura United yang mampu meraih kemenangan 2-1 atas Persik Kediri. Kini mereka duduk di posisi ke-26 dengan 23 poin.
Melihat gambaran di pekan ke-27 itu, pekan-pekan berikutnya di sisa kompetisi dipastikan akan berat dan sengit untuk semua tim. Setiap tim kini berjuang keras untuk mengamankan posisi, baik di papan atas maupun menghindari zona degradasi.
Karena itu, skuad asuhan asisten pelatih Ahmad Amiruddin ini dituntut untuk bisa memaksimalkan tujuh pertandingan sisa mereka jika ingin bertahan di Super League musim depan. Kesempatan masih terbuka, namun konsistensi menjadi kunci utama.















































