Jakarta -
Setelah konflik yang cukup panjang, publik dikejutkan dengan kabar yang menyebut bahwa Justin Baldoni dan Blake Lively sepakat untuk berdamai. Kesepakatan ini tercapai pada Senin (4/5), sesaat sebelum Met Gala dimulai.
Kesepakatan ini juga terjadi dua minggu sebelum persidangan resmi terkait gugatan Blake Lively terhadap Justin Baldoni yang seharusnya digelar pada 18 Mei mendatang. Hakim sebelumnya diketahui telah menolak 10 dari 13 gugatan Lively.
Lewat pernyataan gabungan, kedua belah pihak setuju bahwa film It Ends With Us yang menjadi pemicu awal konflik merupakan karya membanggakan mereka. Keduanya juga menekankan kesadaran soal penyintas kekerasan.
"Meningkatkan kesadaran, dan memberikan dampak yang berarti dalam kehidupan para penyintas kekerasan dalam rumah tangga, dan semua penyintas, adalah tujuan yang kami dukung," kata keduanya dalam pernyataan itu seperti dilaporkan Page Six pada Senin (4/5).
Lewat pernyataan yang sama, Justin Baldoni dan Blake Lively setuju untuk mengakhiri konflik mereka yang telah berlangsung sejak tahun 2024. Mereka kemudian berkomitmen penuh untuk membuat lingkungan kerja yang aman dan kondusif.
"Mereka tetap berkomitmen penuh pada tempat kerja yang bebas dari pelanggaran dan lingkungan yang tidak produktif," ungkap pernyataan tersebut.
"Harapan tulus mereka bahwa ini membawa penyelesaian dan memungkinkan semua pihak yang terlibat untuk bergerak maju secara konstruktif dan damai, termasuk lingkungan yang saling menghormati secara daring," tutup mereka.
Konflik ini berawal dari Blake Lively yang menuding Justin Baldoni telah melakukan pelecehan seksual. Pada akhir 2024, Lively pun melayangkan gugatan resmi ke pengadilan federal New York terkait tuduhan tersebut.
Menurut Blake Lively, lawan mainnya itu telah membuat berbagai komentar seksual terhadap perempuan di lokasi syuting, bahkan berbicara soal kehidupan seks pribadinya hingga kecanduannya terhadap konten pornografi.
Namun Baldoni dengan tegas membantah hal tersebut, menuturkan bahwa apa yang ia sampaikan hanya 'salah paham dan komentar yang canggung'. Ia kemudian menganggap sejumlah percakapan relevan karena It Ends With Us merupakan film yang membahas tema-tema dewasa.
Tak hanya pelecehan seksual, Blake Lively juga menuding Justin Baldoni telah membentuk 'pasukan digital' untuk membuat narasi merugikan terkait dirinya setelah film tersebut dirilis.
Justin Baldoni pun turut mengajukan gugatan terhadap Blake Lively pada awal 2025, menyebut Lively telah mencemarkan nama baiknya. Meski demikian, gugatan ini resmi dibatalkan dan keduanya terlibat beberapa mediasi walau tak menemukan titik terang.
Keduanya kini resmi berdamai, hanya beberapa saat menjelang pagelaran Met Gala dan sidang gugatan Blake Lively.
(asw/fik)
Loading ...

2 hours ago
1









































