Ketika Pohon Mengubah Cara Warga Menikmati Ruang Publik

7 hours ago 7

Jakarta, Insertlive -

Ada yang perlahan berubah di Lapangan Mini Soccer Mekarsari. Bukan bentuk lapangannya, bukan pula jenis permainannya, melainkan suasana yang kini terasa lebih ramah.

Panas yang dulu memaksa warga cepat pulang mulai berkurang. Orang-orang bertahan lebih lama. Anak-anak bermain tanpa terburu-buru. Orang tua duduk menunggu dengan lebih nyaman.

Perubahan itu hadir seiring konsistensi program penanaman pohon bertajuk Satu Minggu, Satu Pohon yang terus berjalan memasuki tahun baru.


Program ini menyasar titik-titik ruang publik yang selama ini minim vegetasi dan rentan panas, termasuk lapangan olahraga yang baru dibangun dan membutuhkan sentuhan penghijauan.

Di Mekarsari, dampaknya langsung terasa dalam keseharian warga.

"Dulu siang hari hampir tidak ada yang betah. Sekarang suasananya mulai beda, lebih adem walaupun pohonnya masih kecil," ujar Eddy Rochaendy, warga setempat.

Lapangan mini soccer sebelumnya hanya ramai di jam-jam tertentu. Panas matahari membuat ruang itu terasa keras dan kurang ramah. Setelah penanaman pohon dilakukan di sekeliling area, fungsi ruang publik itu perlahan meluas.

Kini, lapangan tidak hanya menjadi tempat olahraga, tetapi juga ruang berkumpul. Warga datang lebih awal, pulang lebih lambat. Anak-anak bermain, sementara orang tua mengobrol di pinggir lapangan.


Perubahan ini menunjukkan bahwa keberadaan pohon tidak sekadar mempercantik lingkungan, tetapi juga menghidupkan ruang sosial.

"Kalau sudah nyaman, orang mau datang. Kalau orang mau datang, ruang itu hidup," kata seorang warga yang rutin berolahraga di lokasi tersebut.

Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok, Tri Sakti AnggoroKepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok, Tri Sakti Anggoro/ Foto: Instagram

Hal menarik lainnya adalah tumbuhnya rasa kepemilikan warga terhadap ruang publik. Pohon-pohon yang ditanam tidak diperlakukan sebagai elemen asing, melainkan sebagai bagian dari kehidupan bersama.

Warga mulai memperhatikan kondisi tanaman, ikut menyiram saat cuaca panas, dan saling mengingatkan agar tidak merusak. Beberapa bahkan aktif melaporkan lokasi-lokasi gersang lain yang membutuhkan penghijauan.

Partisipasi ini muncul bukan karena instruksi, melainkan karena warga merasakan langsung manfaatnya.

"Kalau sudah merasakan, pasti ingin menjaga," ujar Eddy.

Meski manfaat langsung sudah terlihat, dampak sebenarnya dari penanaman pohon bersifat jangka panjang.

Pohon-pohon tersebut kelak akan menjadi peneduh, penyaring udara, dan penyerap air hujan.

Dalam skala kota, konsistensi penanaman setiap pekan berpotensi menciptakan ribuan pohon baru dalam satu dekade.

Bagi masyarakat, dampak itu diterjemahkan dalam hal sederhana: suhu yang lebih sejuk, udara yang lebih nyaman, dan ruang publik yang layak dinikmati bersama.

Lapangan Mini Soccer Mekarsari menjadi contoh bagaimana intervensi kecil, jika dilakukan konsisten, mampu mengubah kualitas hidup warga di sekitarnya.

Di tengah pesatnya pembangunan fisik, kehadiran pohon menjadi pengingat bahwa kota tidak hanya soal beton dan fasilitas, tetapi juga soal kenyamanan warganya.

Ruang publik yang teduh memberi kesempatan bagi interaksi sosial, memperkuat ikatan antarwarga, dan menciptakan lingkungan yang lebih inklusif.

Dari satu pohon yang ditanam setiap pekan, lahir perubahan yang pelan namun nyata. Tidak hanya pada suhu udara, tetapi pada cara warga memandang dan menggunakan ruang kotanya.

Dalam program Satu Minggu, Satu Pohon yang digagas Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok, Tri Sakti Anggoro, konsistensi menjadi kunci utama. Ia menekankan bahwa setiap pohon yang ditanam bukan sekadar simbol, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas hidup warga.

"Setiap satu pohon yang kita tanam minggu ini adalah janji oksigen untuk warga Depok sepuluh sampai dua puluh tahun ke depan. Ini bukan soal hari ini saja, tapi tentang masa depan kota yang lebih nyaman dan manusiawi," ujar Tri Sakti.

Di Mekarsari, pohon-pohon muda itu kini tumbuh bersama harapan-tentang kota yang lebih sejuk, lebih ramah, dan semakin layak dinikmati oleh semua.

(ikh/ikh)

Tonton juga video berikut:


Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi