Selular.ID – Qualcomm Technologies, Inc. pada 26 Februari 2026 di San Diego resmi memperkenalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy sebagai platform mobile terbaru yang akan menjadi penggerak utama Samsung Galaxy S26 Ultra secara global, serta Galaxy S26+ dan Galaxy S26 di sejumlah negara.
Chip ini dikembangkan khusus melalui kolaborasi strategis Qualcomm dengan Samsung Electronics untuk mendukung pengalaman Galaxy generasi terbaru.
Qualcomm menyebut Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy sebagai system-on-chip (SoC) mobile tercepat yang pernah dirancang perusahaan untuk lini Galaxy.
SoC merupakan komponen utama yang mengintegrasikan CPU, GPU, dan unit pemrosesan lainnya dalam satu chip, sehingga menentukan performa, efisiensi daya, serta kemampuan kecerdasan buatan (AI) sebuah smartphone.
Platform ini mengusung CPU Qualcomm Oryon generasi ketiga yang dirancang khusus, GPU Qualcomm Adreno terbaru, serta NPU Qualcomm Hexagon untuk pemrosesan AI.
Kombinasi tersebut ditujukan untuk menghadirkan peningkatan kinerja komputasi, grafis, dan pemrosesan AI langsung di perangkat (on-device AI), tanpa selalu bergantung pada komputasi awan.
Chris Patrick, Senior Vice President dan General Manager Mobile Handsets Qualcomm Technologies, menyatakan bahwa kolaborasi jangka panjang dengan Samsung telah membentuk arah perkembangan teknologi mobile selama lebih dari dua dekade.
“Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy dirancang khusus untuk Galaxy S26 Series dengan fokus pada performa dan efisiensi,”terangnya.
Qualcomm menyebut platform ini mendukung kemampuan AI agentic on-device, yakni sistem AI yang dapat memahami konteks penggunaan dan menjalankan perintah secara otomatis di latar belakang.
Implementasinya antara lain pada fitur Now Nudge yang memberikan saran dan pengingat real-time sesuai kebutuhan pengguna.
Di sisi fotografi dan video, Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy menghadirkan dukungan Advanced Professional Video (APV), yang diklaim meningkatkan kualitas perekaman video profesional di perangkat Galaxy S26 Series.
Optimalisasi ini memanfaatkan pemrosesan gambar berbasis AI untuk menghasilkan detail, warna, dan stabilisasi yang lebih baik.
Kerja sama Qualcomm dan Samsung juga difokuskan pada penguatan ekosistem Galaxy AI. O.H. Kwon, Senior Vice President dan Presiden Qualcomm APAC, QUALCOMM CDMA Technologies (Korea) YH, menyatakan bahwa integrasi chip terbaru ini memungkinkan pengalaman AI yang lebih cepat dan responsif di lini flagship Samsung.
Sementara itu, Inkang Song, Executive Vice President dan Kepala Tim Strategi Teknologi Mobile eXperience Business Samsung Electronics, menyebut Galaxy S26 Ultra yang ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy menghadirkan pengalaman Galaxy paling canggih yang pernah dikembangkan perusahaan.
Pada aspek konektivitas, platform ini dibekali Qualcomm Smart Transmit yang mengoptimalkan pengaturan daya sinyal pada jaringan 5G, Wi-Fi, Bluetooth, dan satelit. Teknologi ini dirancang untuk menjaga kestabilan koneksi sekaligus efisiensi daya.
Selain itu, Qualcomm FastConnect 7900 Mobile Connectivity System turut disematkan, termasuk integrasi Ultra Wideband (UWB).
UWB memungkinkan komunikasi jarak dekat dengan presisi tinggi, yang mendukung fitur seperti pelacakan perangkat, kunci digital, serta interaksi perangkat pintar dengan latensi rendah.
Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy menegaskan kelanjutan kemitraan strategis antara Qualcomm dan Samsung dalam segmen smartphone premium.
Dengan integrasi CPU Oryon generasi terbaru, GPU Adreno mutakhir, serta NPU Hexagon yang ditingkatkan, platform ini menjadi fondasi utama bagi pengembangan fitur AI dan performa tinggi pada Galaxy S26 Series.
Qualcomm dan Samsung menyatakan kolaborasi ini akan terus difokuskan pada penguatan pengalaman AI, efisiensi energi, dan konektivitas generasi berikutnya di lini perangkat flagship Galaxy.



















































