Kimi K3 Guncang Pasar AI, Saham Nvidia hingga Meta Ikut Tertekan

17 hours ago 4

Selular.id – Peluncuran model kecerdasan buatan (AI) terbaru Kimi K3 dari startup China Moonshot AI kembali memicu gejolak di pasar saham teknologi global.

Setelah diperkenalkan sebagai model AI open-weight berukuran 2,8 triliun parameter, Kimi K3 disebut memiliki performa yang mampu bersaing dengan model AI terdepan dari OpenAI dan Anthropic, sehingga memunculkan kekhawatiran baru di kalangan investor terhadap dominasi perusahaan AI Amerika Serikat.

Reaksi pasar mengingatkan pada awal 2025 ketika DeepSeek-R1 mengguncang industri AI. Saat itu, investor mempertanyakan apakah pengembangan AI mutakhir benar-benar membutuhkan investasi infrastruktur bernilai ratusan miliar dolar, sehingga memicu aksi jual besar-besaran terhadap saham perusahaan teknologi.

Menurut laporan yang beredar di media sosial dan sejumlah analis pasar, efek peluncuran Kimi K3 mulai terlihat pada perdagangan saham teknologi. Nvidia tercatat turun sekitar 4%, sementara Alphabet (Google) melemah sekitar 3% dan Meta turun sekitar 4%. Tekanan tersebut turut menyeret indeks saham teknologi Amerika Serikat dalam perdagangan terbaru.

Kekhawatiran investor bukan semata karena hadirnya model AI baru, melainkan potensi perubahan peta persaingan. Jika model AI open-weight seperti Kimi K3 mampu menawarkan performa tinggi dengan biaya pengembangan dan operasional yang lebih rendah, perusahaan yang selama ini menggelontorkan investasi besar untuk membangun infrastruktur AI dapat menghadapi tekanan baru.

Situasi ini memiliki kemiripan dengan peristiwa pada Januari 2025 saat DeepSeek-R1 dirilis. Kala itu, saham Nvidia sempat anjlok sekitar 17% dalam sehari, menghapus kapitalisasi pasar sekitar US$600 miliar.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Nasdaq 100 juga terkoreksi sekitar 3%, sementara Philadelphia Semiconductor Index mengalami penurunan lebih dari 9%, menjadi salah satu hari terburuk bagi sektor semikonduktor sejak pandemi COVID-19.

Tidak hanya saham teknologi, pasar aset digital juga sempat terdampak. Nilai kapitalisasi pasar kripto ketika itu menyusut lebih dari US$330 miliar setelah Bitcoin dan berbagai altcoin terkoreksi dalam satu hari perdagangan.

Berbeda dengan DeepSeek yang lebih menitikberatkan efisiensi model AI, Moonshot AI membawa pendekatan lain melalui Kimi K3. Model tersebut memiliki ukuran hingga 2,8 triliun parameter, context window mencapai 1 juta token, serta diklaim mampu menyelesaikan berbagai tugas kompleks, termasuk pemrograman dan penalaran tingkat lanjut.

Moonshot AI bahkan mendemonstrasikan kemampuan Kimi K3 untuk merancang sebuah chip AI sederhana hanya dalam waktu 48 jam menggunakan perangkat Electronic Design Automation (EDA) open source.

Walaupun masih sebatas simulasi dan belum diproduksi secara fisik, demonstrasi tersebut menunjukkan bagaimana AI mulai digunakan tidak hanya untuk membuat perangkat lunak, tetapi juga membantu proses desain perangkat keras.

Meski demikian, sebagian analis menilai reaksi pasar masih lebih dipengaruhi sentimen dibanding perubahan fundamental bisnis.

Hingga saat ini, Nvidia masih mendominasi pasar GPU AI untuk pusat data, sementara perusahaan teknologi besar seperti Microsoft, Google, Meta, dan Amazon tetap melanjutkan investasi besar pada infrastruktur AI mereka.

Peluncuran Kimi K3 menunjukkan bahwa persaingan AI global semakin ketat, terutama antara perusahaan teknologi Amerika Serikat dan China. Model AI open-weight dengan performa tinggi berpotensi mempercepat inovasi sekaligus menekan biaya pengembangan AI di masa depan.

Namun, apakah Kimi K3 benar-benar akan mengubah keseimbangan industri AI atau hanya memicu volatilitas jangka pendek di pasar saham, masih akan bergantung pada kemampuan model tersebut membuktikan performanya dalam penggunaan nyata dan adopsi oleh pengembang di seluruh dunia.

Baca juga: DeepSeek Makin Merajalea dan Berencana IPO, Nvidia Kena Dampak

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi