Komisioner Kompolnas saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolda Sulsel. (Foto: Muhsin/Fajar)
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) turun langsung menelusuri peristiwa meninggalnya remaja bernama Bertrand Eka Prasetyo (18) yang diduga terkena tembakan saat pembubaran tawuran di kawasan Panakkukang, Makassar.
Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, menyampaikan bahwa timnya telah berada di Makassar sejak sehari sebelumnya untuk mengecek langsung berbagai fakta di lapangan.
Hal ini diungkapkan Anam saat ditemui di Mapolda Sulsel, Kamis (5/2/2026).
“Kompolnas sebenarnya tidak hanya hari ini tapi kemarin pagi sekali sudah sampai ke Makassar. Saya dengan pak Gufron Mabruri, Komisioner Kompolnas datang memang untuk mengecek langsung apa yang terjadi dalam peristiwa di Panakkukang,” ujar Anam Kepada awak media.
Ia menjelaskan, langkah pertama yang dilakukan tim Kompolnas adalah menemui keluarga korban, memeriksa lokasi kejadian perkara (TKP), serta mencocokkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang ada di sekitar lokasi.
“Yang pertama kami lakukan memang ketemu sama keluarga, mengecek TKP, posisi CCTV dan sebagainya, kami cocokkan dengan CCTV yang ada,” sebutnya.
Selain itu, Kompolnas juga menggali keterangan dari masyarakat sekitar untuk memastikan kronologi kejadian secara lebih utuh.
“Dengan berbagai keterangan kami juga kami (gali) informasi di masyarakat sebenarnya apa yang terjadi,” ucapnya.
Tidak hanya itu, Kompolnas juga menemui anggota Polisi yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka serta dokter yang melakukan autopsi terhadap jenazah korban.
“Kami juga ketemu sama yang terduga saat ini sekarang statusnya sudah tersangka, termasuk terakhir kami ketemu sama dokter yang melakukan otopsi,” ungkapnya.

















































