Selular.ID – ASUS Indonesia resmi menghadirkan ASUS ExpertBook PM5 G2 PM5406 di pasar Indonesia sebagai laptop bisnis terbaru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional hybrid dan pelaku usaha kecil hingga menengah (SMB).
Diumumkan pada 6 Juli 2026, perangkat ini menggabungkan prosesor AMD Ryzen AI generasi terbaru, fitur kecerdasan buatan (AI), opsi layar IPS maupun OLED, serta kemampuan ekspansi memori dan penyimpanan yang ditujukan untuk mendukung produktivitas jangka panjang.
Melalui lini ExpertBook PM5 G2, ASUS memperkuat portofolio perangkat komersialnya dengan menghadirkan laptop yang mengedepankan performa komputasi berbasis AI, keamanan kelas enterprise, dan mobilitas tinggi.
Perangkat ini juga dirancang untuk menjawab kebutuhan perusahaan yang semakin mengadopsi teknologi AI dalam aktivitas kerja sehari-hari, mulai dari kolaborasi jarak jauh hingga pengolahan data dan otomatisasi pekerjaan administratif.
Eric Khoven, Commercial Director ASUS Indonesia, mengatakan adopsi AI di lingkungan bisnis Indonesia terus meningkat sehingga perusahaan membutuhkan perangkat yang mampu mendukung produktivitas tanpa mengabaikan aspek keamanan dan keandalan.
“Segmen bisnis di Indonesia semakin mengandalkan teknologi AI untuk mempercepat produktivitas, baik di kantor maupun saat bekerja dari mana saja. Melalui ASUS ExpertBook PM5 G2, kami menghadirkan solusi yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga dirancang dengan standar keamanan dan ketahanan kelas dunia,” ujar Eric Khoven.
ASUS ExpertBook PM5 G2 dipersenjatai prosesor hingga AMD Ryzen AI 7 445 untuk pasar Indonesia yang dibekali Neural Processing Unit (NPU) dengan kemampuan pemrosesan AI hingga 50 TOPS (Trillion Operations Per Second).
ASUS juga menyediakan varian dengan AMD Ryzen AI 9 HX 470 yang menawarkan performa NPU hingga 55 TOPS untuk kebutuhan proyek tertentu.
Keberadaan NPU merupakan salah satu pembeda laptop AI generasi terbaru. Unit pemrosesan khusus ini dirancang untuk menangani beban kerja berbasis kecerdasan buatan secara lebih efisien dibandingkan hanya mengandalkan CPU atau GPU.
Dengan dukungan tersebut, berbagai fitur AI dapat dijalankan secara lokal di perangkat sehingga membantu meningkatkan respons aplikasi sekaligus mengurangi ketergantungan pada komputasi berbasis cloud.
Untuk mendukung produktivitas jangka panjang, ASUS menghadirkan fleksibilitas peningkatan perangkat keras yang relatif jarang ditemukan pada laptop bisnis tipis.
ExpertBook PM5 G2 mendukung peningkatan memori DDR5 hingga 64GB serta konfigurasi penyimpanan ganda melalui dual M.2 SSD dengan kapasitas total hingga 3TB.
Konfigurasi tersebut memungkinkan perusahaan menyesuaikan spesifikasi perangkat sesuai kebutuhan tanpa harus mengganti laptop ketika kapasitas penyimpanan maupun memori mulai terbatas.
ASUS juga mengoptimalkan performa prosesor melalui sistem pendingin ASUS ExpertCool yang dirancang menjaga prosesor tetap bekerja hingga daya 45 watt secara berkelanjutan.
Sistem pendingin ini diklaim mampu menjaga suhu perangkat tetap stabil sekaligus meminimalkan kebisingan kipas saat laptop digunakan untuk menjalankan aplikasi berat maupun proses multitasking.
Pada sisi perangkat lunak, ASUS membekali ExpertBook PM5 G2 dengan platform AI bernama ASUS MyExpert.
Platform ini menghadirkan berbagai fitur berbasis AI yang dirancang untuk membantu aktivitas profesional, seperti penulisan dokumen dan email, pembuatan ringkasan hasil rapat, hingga berbagai fungsi otomatisasi yang bertujuan mengurangi pekerjaan administratif.
Laptop ini juga mendukung fitur berbasis AI untuk kebutuhan kolaborasi jarak jauh.
Teknologi AI Noise Cancelation berfungsi menyaring suara latar sehingga percakapan saat rapat virtual terdengar lebih jelas.
Sementara kamera web AI dengan resolusi hingga 5MP mampu melakukan penyesuaian pencahayaan dan pembingkaian gambar secara otomatis agar pengguna tetap tampil optimal selama konferensi video.
Dengan dukungan NPU, ASUS ExpertBook PM5 G2 juga kompatibel dengan kemampuan Copilot+ PC pada Windows.
Platform ini memungkinkan berbagai fitur AI dijalankan langsung melalui perangkat, termasuk pencarian dokumen yang lebih cepat, otomatisasi alur kerja, hingga layanan penerjemahan bahasa secara real-time.
Untuk kebutuhan visual, ASUS menyediakan dua pilihan panel layar berukuran 14 inci dengan rasio 16:10 yang memberikan area kerja lebih luas dibandingkan layar konvensional.
Pengguna dapat memilih panel IPS atau OLED dengan resolusi hingga 2,5K dan refresh rate mencapai 144Hz.
Kombinasi tersebut ditujukan untuk menghadirkan pengalaman visual yang lebih nyaman saat mengolah dokumen, mengikuti rapat daring, melakukan analisis data, maupun mengerjakan konten kreatif.
Mobilitas juga menjadi salah satu fokus utama perangkat ini. ASUS ExpertBook PM5 G2 memiliki bobot mulai 1,27 kilogram sehingga mudah dibawa saat bekerja secara hybrid.
Perangkat ini telah memenuhi standar ketahanan militer AS MIL-STD-810H yang menguji daya tahan terhadap benturan, getaran, hingga penggunaan dalam berbagai kondisi operasional.
Untuk mendukung aktivitas kerja sepanjang hari, ASUS menyediakan opsi baterai berkapasitas hingga 70Wh.
Dari sisi konektivitas, laptop ini mendukung Wi-Fi 7 serta dilengkapi berbagai port, termasuk USB4 Type-C, HDMI 2.1, dan RJ45 LAN sehingga pengguna tetap dapat terhubung ke jaringan maupun perangkat eksternal tanpa memerlukan banyak adaptor tambahan.
Pada aspek keamanan, ASUS menghadirkan paket perlindungan ASUS ExpertGuardian yang mencakup dukungan Windows 11 Secured-core PC, BIOS yang memenuhi standar keamanan NIST SP 800-155, serta komitmen pembaruan BIOS hingga lima tahun.
Selain itu, perangkat ini juga dibekali penutup fisik kamera (webcam privacy shutter) sebagai perlindungan tambahan terhadap privasi pengguna, terutama ketika digunakan di lingkungan kerja bersama maupun saat bekerja secara jarak jauh.
Melalui peluncuran ASUS ExpertBook PM5 G2, ASUS menegaskan fokusnya pada pengembangan perangkat komersial yang mampu mengakomodasi kebutuhan dunia kerja berbasis AI.
Kombinasi performa AMD Ryzen AI, kemampuan ekspansi perangkat keras, fitur kolaborasi cerdas, serta keamanan kelas enterprise menjadi pendekatan yang ditawarkan ASUS untuk mendukung transformasi digital perusahaan dan pelaku usaha di Indonesia.
Baca Juga: Asus ExpertBook Ultra, Laptop AI Bisnis di Bawah 1 Kg



















































