Mahasiswa Jauh-jauh ke Jakarta Minta Rektor Nonaktif UNM Dikembalikan, Dosen Q: Silakan Analisa Siapa yang Biayai

13 hours ago 3
Aksi unjuk rasa Forum Mahasiswa UNM di Jakarta (Foto: Istimewa)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) yang melaporkan Rektor nonaktif, Prof. Karta Jayadi, angkat bicara menanggapi gelombang unjuk rasa yang berlangsung di Jakarta dan Makassar.

Seperti diketahui, mahasiswa yang pro terhadap Karta Jayadi menggelar unjuk rasa di depan kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdikdiksaintek) Jakarta dan disusul di depan kampus UNM Phinisi Jalan AP Pettarani, Makassar, pada Jumat (28/11/2025) sore.

Dosen berinisial Q (51) menyebut ada perbedaan besar dari segi penampilan dan biaya antara kedua jenis aksi itu.

Dikatakan Q, aksi yang mendukung korban terlihat sederhana dan dibuat sendiri oleh peserta.

"Kalau demo yang korban, mereka kasihan pakai stiker-stiker tambalan, mereka tulis sendiri. Dan juga spanduknya mereka tulis sendiri," ujar Q kepada fajar.co.id, Jumat (28/11/2025).

Sementara itu, kata Q, aksi yang mendukung rektor nonaktif lebih terorganisir dan menggunakan bahan cetak profesional, sebuah indikasi adanya pembiayaan di baliknya.

"Tapi kalau demo yang pro rektor noaktif luar biasa, mereka cetak, wah luar biasa itu biayanya. Silahkan dianalisa sendiri, pasti butuh biaya untuk mencetak hal itu," sebutnya.

Lebih jauh, Q mengajak publik untuk membaca regulasi yang relevan sebelum menilai peristiwa ini secara sepihak.

Ia menegaskan bahwa undang-undang dan peraturan menganjurkan penilaian yang matang terhadap tindakan yang diduga masuk kategori kekerasan seksual.

"Itu beda kalau yang mahasiswa, yang logika, yang pro dengan korban. Mereka tidak biaya karena mereka tulis sendiri," ucapnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi