CNN Indonesia
Kamis, 16 Apr 2026 12:30 WIB
Ilustrasi. Fungsi dan manfaat kartu nusuk tidak hanya sebatas identitas, tetapi juga menjadi bagian dari sistem layanan terintegrasi selama di Tanah Suci. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kartu nusuk adalah kartu yang diberikan oleh pihak syarikah atau perusahaan penyedia layanan haji kepada jemaah sebelum tiba di Tanah Suci.
Kartu ini langsung terhubung dengan data jemaah sehingga memudahkan proses pelayanan sejak awal kedatangan hingga seluruh rangkaian ibadah haji selesai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fungsi dan manfaat kartu nusuk tidak hanya sebatas identitas, tetapi juga menjadi bagian dari sistem layanan terintegrasi selama jemaah berada di Arab Saudi.
Dengan begitu, setiap aktivitas jemaah dapat berjalan lebih tertib dan terarah.
Apa itu kartu nusuk?
Melansir penjelasan di laman NU Online, Kartu Nusuk merupakan kartu identitas digital (smart card) selama jemaah menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Kartu ini tidak hanya berfungsi sebagai identitas, tetapi juga menjadi penghubung utama ke berbagai layanan yang telah terintegrasi dalam sistem haji.
Secara fisik, kartu Nusuk berbentuk kartu PVC berwarna putih dengan aksen cokelat, dengan ukuran yang lebih panjang dibandingkan KTP pada umumnya.
Di dalamnya tercantum berbagai informasi penting seperti nama, foto, nomor visa, jenis visa, hingga barcode dan QR code yang terhubung langsung dengan sistem digital.
Fungsi dan manfaat kartu nusuk haji
Salah satu fungsi utama kartu Nusuk adalah sebagai identitas resmi jemaah yang terintegrasi dengan sistem syarikah.
Dengan data yang sudah tersinkronisasi, proses identifikasi menjadi lebih cepat dan akurat, sehingga pelayanan dapat berjalan lebih efisien sejak awal kedatangan.
Selain itu, kartu Nusuk menjadi akses utama untuk berbagai layanan haji. Mulai dari transportasi, akomodasi, hingga konsumsi, semuanya terhubung dalam satu sistem. Hal ini memastikan setiap jemaah mendapatkan layanan sesuai dengan data dan kebutuhannya.
Kartu Nusuk juga berperan penting sebagai syarat masuk ke area ibadah utama, termasuk Masjidil Haram. Dengan validasi berbasis kartu, pergerakan jemaah dapat diatur agar lebih tertib dan mengurangi kepadatan di titik-titik tertentu.
Manfaat lainnya sangat terasa saat puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Dalam pergerakan massal jutaan jemaah, kartu ini menjadi acuan data penting untuk mengatur mobilitas secara lebih terstruktur dan aman.
Tidak hanya itu, kartu Nusuk juga berfungsi sebagai alat perlindungan bagi jemaah. Jika terjadi situasi seperti tersesat, data yang terhubung dalam kartu dapat membantu petugas menemukan lokasi dan mengarahkan jemaah kembali dengan lebih cepat.
Itulah fungsi dan manfaat kartu Nusuk untuk jemaah haji. Jemaah wajib menyimpannya dengan baik agar tidak hilang dan menyulitkan untuk mengakses fasilitas di Tanah Suci.
(han/fef)
Add
as a preferred source on Google

11 hours ago
4














































