Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkap adanya usulan perpanjangan dana otonomi khusus (otsus) untuk Aceh yang akan berakhir pada 2027 nanti.
Dana otsus Aceh mulai berlaku sejak 2008 dan berlaku 20 tahun, dengan rincian tahun pertama sampai ke-15 sebesar 2 persen DAU (2008-2022) dan tahun ke-16 sampai ke-20 sebesar 1 persen DAU (2023-2027).
Tito menyebut usulan itu juga terkait menambah besaran dana otsus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, usul itu karena tingkat kemiskinan di Aceh masih relatif tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Begitu juga dengan tingkat pengangguran yang masih tinggi.
"Meskipun IPM membaik tapi di bawah nasional, masih perlu, mereka masih memerlukan dana otonomi khusus, dan mengusul ya mungkin melihat dari Papua bertambah 2,25 persen sampai tahun 2041 ya," kata Tito dalam rapat dengan Komisi II DPR RI, Senin (13/4).
"Kemudian mereka juga mengharapkan otsus ini diperpanjang dan dananya, besarannya juga ya kalau enggak bisa sama seperti Papua 2,25 persen kembali ke 2 persen. Itu permintaannya dari teman-teman di sana," imbuh dia.
Tito mengatakan usulan itu cukup rasional sebab Aceh kini tengah dalam pemulihan pasca bencana banjir dan longsor pada November 2025
"Saya sebagai Ketua Satgas memperkirakan itu lebih kurang timeline-nya menuju normality, hanya normal fungsional, mungkin 2 bulan 3 bulan ke depan masih bisa, bisa menuju normal fungsional saja," ujarnya.
Tito menjelaskan di tengah perbaikan yang dilakukan pemerintah saat ini, bencana beberapa kali melanda sejumlah wilayah di Aceh.
Ia menyebut TNI, Polri, Kementerian PU dan BNPB sedang bekerja untuk melakukan normalisasi di Aceh.
"Meskipun di tengah-tengah perbaikan dari berbagai apa sekolah yang rusak, lumpur dan lain-lain, pimpinan kami sampaikan bahwa enggak mudah karena bulan lalu juga banjir lagi. Yang sudah dibersihkan di Pidie Jaya banjir lagi. Di Tapanuli Tengah sudah bersih banjir lagi, kemudian mengungsi lagi," katanya.
Ia mengatakan pemulihan di Aceh paling cepat dalam waktu tiga tahun. Banyak jembatan, jalan hingga fasilitas pendidikan yang terdampak harus diperbaiki.
Belum lagi, puluhan ribu rumah masyarakat rusak dan hilang dan puluhan sungai harus dinormalisasi.
Tito pun mendukung usul dana otsus Aceh untuk diperpanjang.
"Nah ini mungkin sambil itu juga mungkin salah satu pendorong kalau menurut kami perlu adanya dana otsus ini diperpanjang di Aceh dan kalau memang kemampuan fiskal negara memungkinkan, mungkin dikembalikan ke 2 persen, saran kami," katanya.
(yoa/isn)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
1














































