Motorola Tebar Pesona AI Terjangkau demi Curi Perhatian Pasar HP Anak Muda

9 hours ago 3

Selular.ID – Di tengah ketatnya persaingan industri smartphone nasional, Motorola memfokuskan pengembangan produk pada integrasi fitur kecerdasan buatan (AI) yang relevan dengan kebutuhan harian generasi muda.

Bagus Prasetyo, Country Head Motorola Indonesia menjelaskan bahwa merek Motorola memiliki brand awareness yang sangat kuat di kalangan Generasi X dan Baby Boomers mengingat rekam jejak perusahaan yang telah berdiri hampir satu abad di industri telekomunikasi.

Namun, penetrasi ke segmen Gen Z dan Gen Alpha membutuhkan pendekatan edukasi serta pengalaman produk yang berbeda agar lini perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI) dapat diterima secara optimal.

“Fitur AI yang dihadirkan dirancang untuk mendukung produktivitas, pemrosesan citra kamera, hingga efisiensi konsumsi daya tanpa mengorbankan keterjangkauan harga perangkat,”tutur Bangus, dalam Bincang Eksekutif Selular, di Jakarta (12/08/26).

Bagus menambahkan bahwa kesenjangan pemahaman antargenerasi terhadap merek Motorola dapat dijembatani apabila inovasi yang ditawarkan menjawab kebutuhan riil Gen Z dan Gen Alpha, seperti kualitas konten visual dan konektivitas yang stabil.

Edukasi pasar secara konsisten terus dilakukan baik melalui kampanye digital maupun penyediaan titik distribusi fisik yang mudah diakses.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

“Visinya Motorola masuk ke Indonesia adalah untuk mendemokratisasi teknologi dan AI. Kami berusaha terus menjawab tantangan pasar lewat teknologi-teknologi yang kami kembangkan secara berkelanjutan,” tutur Bagus.

Penerapan Prinsip Strategis Local for Local
Motorola Indonesia menerapkan strategi “Local for Local” untuk memperluas jangkauan pasar smartphone serta memangkas kesenjangan pemahaman merek (brand gap) di kalangan konsumen muda, khususnya Generasi Z dan Generasi Alpha.

Langkah ini menjadi prioritas utama perusahaan menyusul pergeseran demografi pengguna perangkat seluler di Indonesia yang kini didominasi oleh kelompok usia muda.

Strategi Local for Local yang diusung Motorola Indonesia tidak hanya berfokus pada pemenuhan aspek perakitan atau produksi lokal di dalam negeri, melainkan mencakup pendekatan komprehensif terhadap kebutuhan spesifik masyarakat Indonesia.

Melalui prinsip ini, teknologi mutakhir seperti fitur berbasis AI dikembangkan agar dapat diakses secara inklusif (demokratisasi teknologi) oleh berbagai lapisan masyarakat dengan harga yang kompetitif.

Prinsip Local for Local secara gamblang berarti produk Indonesia dibuat di Indonesia untuk masyarakat Indonesia, tetapi maknanya jauh lebih dalam dari itu.

“Pada tahun pertama, fokus kami adalah bagaimana bisa menyapa dan terhubung dengan setiap generasi di Indonesia, terutama Gen Z dan Gen Alpha dari Sabang sampai Merauke,” ujar Bagus lagi.

Motorola juga menyebut bahwa keberhasilan penetrasi pasar di wilayah luar kota besar menjadi indikator penting dalam menjangkau generasi muda yang membutuhkan akses teknologi setara.

Distribusi yang menjangkau 514 kota dan kabupaten menjadi landasan Motorola dalam membangun basis konsumen baru di luar segmen pengguna loyal terdahulu.

Ekspansi Jaringan dan Pemetaan Konsumen
Guna menjaga konsistensi pengiriman produk ke ratusan kota di Indonesia, Motorola Indonesia terus memperkuat kolaborasi dengan mitra logistik serta saluran e-commerce lokal.

Guna menjangkau konsumen di berbagai wilayah, Motorola Indonesia memperluas jalur distribusi secara digital maupun daring sejak tahun 2025.

Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan pasokan unit dan layanan purna jual tetap terjamin di seluruh wilayah operasional.
Pemetaan profil pembeli menunjukkan bahwa ketertarikan Gen Z dan Gen Alpha terhadap lini smartphone Motorola didorong oleh kombinasi nilai historis merek yang andal serta penyegaran desain perangkat yang lebih modern.

Motorola optimistis perluasan jangkauan distribusi yang masif ini dapat memperkuat posisi perusahaan dalam peta persaingan industri smartphone tanah air secara berkelanjutan.

“Perusahaan mencatat bahwa pengiriman produk telah menjangkau pembeli di 514 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.’ungkap Bagus.

Berdasarkan data survei internal perusahaan, mayoritas pembeli yang mengakses produk Motorola di berbagai daerah tersebut didominasi oleh kelompok konsumen usia muda.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi