Nabilah O'Brien (Foto: Instagram @nabilahobrien)
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Nabilah O’Brien, pemilik restoran Bibi Kelinci, kini menghadapi situasi pelik setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang berawal dari tindakan sepasang suami-istri yang meninggalkan restoran tanpa membayar makanan yang telah dipesan.
Kasus ini memicu perhatian luas setelah Nabilah mengungkapkan bahwa dirinya yang seharusnya menjadi korban justru dituntut Rp1 miliar oleh pihak berwajib.
Kasus Viral Pasutri Tinggalkan Tagihan Makanan
Peristiwa terjadi pada September 2025, Nabilah membagikan rekaman CCTV di akun Instagramnya yang memperlihatkan pasutri berinisial ZK dan ES meninggalkan restoran tanpa membayar 14 pesanan makanan.
Selain itu, pasutri tersebut juga diduga melakukan intimidasi terhadap pegawai restoran hingga masuk ke area dapur karena pesanan mereka terlambat diantar saat restoran sedang ramai.
ZK diketahui berprofesi sebagai gitaris, sementara ES adalah psikolog klinis. Setelah kejadian, Nabilah melaporkan mereka ke Polsek Mampang Prapatan Jakarta Selatan karena somasi yang dilayangkan tidak diindahkan.
Ia hanya meminta agar keduanya meminta maaf melalui media sosial, bukan menuntut ganti rugi.
Perjuangan Nabilah Mencari Keadilan Berujung Status Tersangka
Namun, lima bulan berlalu, Nabilah malah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri. Ia mempertanyakan status tersangka yang dijalaninya, mengingat dirinya adalah korban pencurian sekaligus pelaku yang membela diri dan karyawannya dari ancaman.
"Karena produk restoran saya diambil tanpa dibayar, saya jadi tersangka? Karena saya membela diri saya, usaha saya, karyawan saya dari ancaman, saya jadi tersangka dan dituntut Rp1 miliar?" katanya dengan nada bingung dan menangis lewat video yang diunggah di akun Instagramnya, @nabilahobrien, dikutip Jumat (6/3/2026).


















































