Negosiasi AS-Iran Tuai Jalan Buntu, Pakistan Komitmen Tetap Lanjutkan Upaya Diplomasi

10 hours ago 3
Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Pakistan, Mohammad Ishaq Dar dan para petinggi Pakistan - AP

FAJAR.CO.ID, ISLAMABAD -- Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Pakistan, Mohammad Ishaq Dar mengumumkan pada hari Minggu kesimpulan pembicaraan tingkat tinggi antara delegasi Iran dan Amerika Serikat di Islamabad, dan menyatakan harapan untuk dialog berkelanjutan meskipun dilaporkan terjadi kebuntuan antara kedua pihak.

Dalam pernyataan resmi setelah negosiasi, Dar mengatakan Islamabad telah menjadi tuan rumah delegasi yang dipimpin oleh Wakil Presiden AS, JD Vance dan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, yang tiba di Pakistan untuk berpartisipasi dalam negosiasi intensif dan konstruktif yang berlangsung lebih dari 24 jam.

Dar menyatakan bahwa Pakistan, di bawah arahan Perdana Menteri, Shehbaz Sharif, telah menyerukan gencatan senjata segera dan memfasilitasi beberapa putaran mediasi antara kedua pihak, bersama dengan kepemimpinan militer Pakistan, termasuk Kepala Staf Angkatan Darat, Marsekal Lapangan Syed Asim Munir.

"Atas nama Pakistan, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua pihak atas apresiasi terhadap upaya Pakistan untuk membantu mencapai gencatan senjata dan peran mediasi Pakistan," kata Dar, menambahkan bahwa Islamabad tetap berkomitmen untuk mendukung keterlibatan berkelanjutan antara Iran dan Amerika Serikat.

Ia menekankan pentingnya menjaga gencatan senjata dan menyatakan harapan bahwa kedua pihak akan terus melanjutkan semangat positif untuk mencapai perdamaian dan kemakmuran yang berkelanjutan bagi seluruh kawasan dan sekitarnya.

Meskipun gagal mencapai kesepakatan di Islamabad untuk mengakhiri perang AS-Israel di Iran dan kawasan tersebut setelah 21 jam negosiasi, upaya diplomatik masih jauh dari selesai.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi