OpenAI Rilis ChatGPT Images 2.5, Ini Fitur Barunya

4 hours ago 2

OpenAI baru saja memperbarui ChatGPT Images 2.5, di mana kemampuan model AI untuk membuat dan mengedit gambar diklaim semakin meningkat ketimbang generasi sebelumnya. Tak hanya itu, ChatGPT Images 2.5 menyoroti satu masalah yang kerap muncul ketika mengedit gambar dengan AI.

Adapun masalah tersebut adalah menjaga bagian sebenarnya tidak ingin diubah. Raksasa kecerdasan buatan ini mengklaim, kemampuan ChatGPT Images 2.5 dalam mempertahankan subjek dari foto referensi meningkat.

Mengutip keterangan resmi OpenAI, Jumat (11/9/2026), Images 2.5 mampu menghasilkan pencahayaan lebih natural dan tekstur detail. Perusahaan juga mengklaim, latensi pembuatan gambar diklaim turun hingga 50 persen dibaningkan Images 2.0.

Baca Juga: Jadwal MPL ID S18 Hari Ini 11 September: Evos Tantang Dewa United

Pembaruan Images 2.5 hadir ketika penggunaan fitur gambar OpenAI terus meluas. Menurut perusahaan, lebih dari 3 miliar gambar dibuat setiap minggu melalui ChatGPT Images dan model GPT-Image di API. Angka tersebut mencakup penggunaan di ChatGPT maupun layanan dibangun developer menggunakan API OpenAI.

Edit Gambar ChatGPT Images 2.5 Makin Presisi

Salah satu peningkatan utama Images 2.5 ada pada precision editing. OpenAI mengatakan, model baru ini lebih mampu mengubah elemen yang diminta pengguna tanpa ikut mengubah detail lain di sekitarnya.

Dalam praktiknya, pengguna bisa meminta perubahan pada satu objek, latar belakang, atau elemen teks sambil mempertahankan subjek dan komposisi gambar sudah sesuai. Kemampuan seperti ini juga ditujukan untuk workflow produksi yang membutuhkan konsistensi visual, termasuk materi produk dan aset dengan identitas merek tertentu.

ChatGPT Images 2.5. (Gizmologi/ Yuslianson)

OpenAI turut meningkatkan konsistensi ketika pengguna melakukan beberapa revisi secara berurutan. Images 2.5 diklaim lebih mampu mempertahankan perubahan sebelumnya saat menerima instruksi berikutnya, tanpa kualitas gambar semakin menurun selama proses editing berlangsung.

Peningkatan tersebut cukup penting karena proses membuat gambar AI tidak selalu selesai dalam satu prompt. Hasil awal mungkin sudah memiliki komposisi yang sesuai, tetapi pengguna masih perlu memperbaiki teks, objek, warna, atau detail kecil lainnya. Semakin banyak bagian gambar yang berubah tanpa diminta, semakin banyak pula revisi yang harus dilakukan kembali.

ChatGPT 2.5 Bisa Gambar Sketsa dan Beri Komentar pada Gambar

OpenAI ChatGPT

Bersamaan dengan model baru, OpenAI menambahkan beberapa cara baru untuk mengontrol proses pembuatan gambar di ChatGPT.

Fitur Sketch memungkinkan pengguna menggambar referensi kasar langsung di ChatGPT. Sketsa tersebut kemudian dapat digunakan sebagai panduan visual untuk menghasilkan gambar akhir. 

OpenAI memberi contoh penggunaannya untuk menentukan layout ruangan, bentuk pakaian, sampai sekadar mengembangkan doodle menjadi gambar yang lebih lengkap. Sketch dapat diakses dengan mengetik @Sketch di ChatGPT.

Pengguna juga bisa memberikan komentar langsung pada gambar untuk menunjukkan bagian tertentu yang ingin direvisi. Pada aplikasi mobile, OpenAI menjelaskan pengguna dapat membuka gambar hasil generasi dalam tampilan penuh kemudian melakukan edit atau menambahkan komentar mengenai perubahan yang diinginkan.

Selain itu tersedia Templates untuk beberapa format visual populer. Pengguna dapat memulai dari template seperti poster atau merchandise, kemudian menambahkan informasi, elemen desain, dan gaya yang diinginkan. Dalam beberapa kasus, ChatGPT dapat memberikan pertanyaan lanjutan untuk memperjelas hasil yang ingin dibuat.

OpenAI juga menambahkan opsi untuk membagikan prompt bersama gambar. Orang lain kemudian dapat menggunakan ide prompt tersebut dengan gambar atau detail mereka sendiri.

Perlu dicatat, berdasarkan release notes saat peluncuran, Templates belum tersedia di ChatGPT Work, sementara batas penggunaan fitur pembuatan gambar yang sudah berlaku sebelumnya tidak berubah.

ChatGPT Images 2.5 Bisa Dipakai untuk Apa?

ChatGPT Images 2.5. (Gizmologi/ Yuslianson)

Bagi pengguna yang ingin langsung mencoba, Images 2.5 dapat dipakai untuk beberapa skenario sederhana. Misalnya membuat visual perayaan Hari Olahraga Nasional dari foto pribadi, mengubah foto menjadi gaya era 1980-an, menyusun e-flyer informatif berbasis data terbaru, hingga membuat materi edukatif visual dalam bahasa Indonesia.

Fitur Sketch bisa membantu saat pengguna ingin memberi panduan bentuk atau layout secara kasar, sementara komentar langsung pada gambar memudahkan revisi pada bagian tertentu tanpa harus mengulang dari awal. 

Untuk kebutuhan berbasis data seperti infografik abu vulkanik atau kondisi gunung berapi, hasil visual tetap perlu diverifikasi kembali agar informasi yang ditampilkan tetap akurat.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi