OPPO resmi memperkenalkan A7 Pro di China sebagai penerus yang melengkapi A7 Pro Max yang lebih dulu meluncur pada Agustus lalu. Smartphone ini mulai tersedia pada 11 September, sementara pemesanan awal sudah dibuka. Salah satu aspek yang paling menonjol adalah kapasitas baterainya yang mencapai 8.000 mAh, angka yang masih tergolong besar untuk smartphone dengan bodi relatif konvensional.
OPPO membekali A7 Pro dengan layar OLED datar berukuran 6,57 inci. Panel tersebut memiliki resolusi 1080 x 2372 piksel, refresh rate 120Hz, serta tingkat kecerahan puncak 1.400 nit. Untuk fotografi, perangkat mengandalkan kamera utama 50MP dengan aperture f/1.9 dan kamera depan 8MP. Sementara baterai 8.000 mAh mendukung pengisian cepat melalui kabel hingga 45W.
Menariknya, OPPO juga memberikan perhatian cukup besar pada daya tahan baterai jangka panjang. Perusahaan mengklaim baterai A7 Pro mampu melewati hingga 2.000 siklus pengisian penuh sebelum kapasitasnya turun di bawah 80 persen. Klaim tersebut terdengar menarik, tetapi ketahanan baterai dalam penggunaan sehari-hari tetap akan dipengaruhi pola pengisian, suhu perangkat, dan intensitas pemakaian.
Baterai Besar, Spesifikasi Performa Menengah

Untuk dapur pacu, A7 Pro menggunakan MediaTek Dimensity 6360 Max yang dipasangkan dengan RAM LPDDR4X 6GB atau 8GB serta penyimpanan 256GB UFS 2.2. Konfigurasi ini lebih mengarah ke kelas menengah dibandingkan perangkat yang mengejar performa tinggi. Pengguna mendapatkan kapasitas baterai besar, tetapi tidak dibarengi chipset yang ditujukan untuk kelas flagship.
Perangkat menjalankan ColorOS 16 berbasis Android 16. Dari sisi ketahanan, OPPO memberikan sertifikasi IP66, IP68, IP69, hingga IP69K untuk perlindungan terhadap debu dan air. A7 Pro memiliki dimensi 159,08 x 75,81 x 8,8 mm dengan bobot 205 gram, sehingga kapasitas baterai besar tersebut masih membuat perangkat berada pada ukuran dan bobot yang cukup masuk akal.
Mulai Rp5 Jutaan di Tiongkok
OPPO A7 Pro ditawarkan dalam dua konfigurasi. Model dengan RAM 6GB dan penyimpanan 256GB dibanderol CNY 2.199 atau sekitar Rp5,4 jutaan, sedangkan varian 8GB/256GB dihargai CNY 2.499 atau sekitar Rp6,1 jutaan. Harga tersebut merupakan konversi kasar dan belum memperhitungkan pajak maupun biaya distribusi di Indonesia.
Dengan baterai 8.000 mAh, layar OLED 120Hz, serta ketahanan terhadap air dan debu yang cukup tinggi, A7 Pro punya pendekatan yang jelas: mengutamakan daya tahan dan penggunaan harian. Namun, Dimensity 6360 Max dan pengisian 45W menunjukkan bahwa perangkat ini bukan ditujukan sebagai mesin performa. Untuk saat ini, OPPO juga belum mengumumkan apakah A7 Pro akan dipasarkan di luar China.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













































