Bandung, CNN Indonesia --
Aksi amuk massa diwarnai pembakaran terjadi di Desa Purwarahayu, Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) pada tengah pekan lalu.
Diduga pembakaran itu terjadi pada bangunan atau saung yang menjadi Padepokan Saung Taraju Jumantara (STJ) yang berada di tengah sawah di Kampung Babakan Salak, Desa Purwarahayu tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cuplikan rekaman video aksi pembakaran saung yang dilakukan sekelompok orang ke sebuah tempat yang diduga jadi lokasi aliran sesat itu viral di media sosial.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menuturkan aksi pembakaran terjadi setelah sekelompok masyarakat menduga lokasi saung yang diduga jadi lokasi aktivitas kelompok aliran sesat.
Aksi pembakaran itu terjadi pada Rabu (1/4).
Hendra mengatakan saat kejadian, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian. Kepada polisi, masyarakat mengaku resah adanya aktivitas yang diduga dilakukan kelompok aliran sesat.
Selain itu warga marah terhadap pemilik saung yang diketahui berinisial K. Pasalnya K dituduh melakukan penistaan terhadap agama.
"Aksi warga berhasil diredam dan tak lama mereka membubarkan diri," kata Hendra, Senin (6/4).
Hendra menuturkan pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah benar terjadi aktivitas aliran sesat di saung tersebut. Pihaknya juga belum dapat memastikan adanya penistaan agama seperti yang dituduhkan oleh warga.
Namun begitu, dari hasil pemeriksaan K diketahui pernah tersangkut permasalahan aliran sesat.
Saat ini, polisi tengah berkoordinasi untuk meredam aksi lanjut oleh warga. Polisi pun berkoordinasi dengan para tokoh agama serta instansi pemerintah daerah, untuk menjaga kondusifitas di wilayah tersebut.
(kid)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
1















































