Panitia Cek Kesiapan dan Finalisasi Venue Jelang SBY Cup 2026

1 hour ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Panitia SBY Cup 2026 memastikan kesiapan GOR Samapta, Magelang, menjelang bergulirnya turnamen bola voli nasional tersebut pada 13-17 Mei 2026. Sejumlah aspek teknis dan fasilitas terus disempurnakan agar pelaksanaan ajang berjalan optimal dan memenuhi standar federasi.

Pengecekan dilakukan oleh Wakil Ketua Pelaksana SBY Cup 2026, Achmad Romadon Mubarok; Direktur Transmedia Latif Harnoko; dan Wakil Manager LavAni Livin' Transmedia, Anung Anindito.

Wakil Ketua Pelaksana SBY Cup 2026, Achmad Romadon Mubarok, mengatakan pengecekan ini merupakan bagian dari koordinasi awal dengan pihak media partner untuk memastikan kualitas penyelenggaraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mulai melakukan survei pertama bersama-sama untuk memastikan view ini apakah layak atau tidak. Barangkali, ada perbaikan termasuk juga dengan EO untuk memastikan konten acara," katanya dikutip dari detikJateng di GOR Samapta, Sanden, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, Rabu (6/5/2026).

Pengecekan langsung dilakukan oleh jajaran panitia bersama mitra media. Fokus utama survei meliputi kelayakan arena pertandingan, penataan panggung VVIP, instalasi kamera, sistem kabel, hingga kondisi atap gedung.

Selain itu, kesiapan fasilitas pendukung di dalam arena juga menjadi perhatian utama. Apalagi SBY Cup 2026 akan berlangsung selama kurang lebih 5 hari dan akan disiarkan secara masif di level nasional.

"Apakah sesuai standar PBVSI. Karena ini berkaitan dengan voli. Mau nggak mau, kita harus mengikuti standar federasi untuk penyelenggaraan ini," imbuhnya.

Achmad menyebut, sejumlah catatan masih perlu disempurnakan, terutama terkait penempatan kamera, pencahayaan, serta konsep acara pembukaan. Hal tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama tim internal dan pihak penyiar.

"Opening acara juga perlu diskusi lebih lanjut dengan panitia internal serta Transmedia," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Transmedia Latif Harnoko mengatakan, pihaknya menggelar survei bersama Tim Transmedia antara lain CNN, Trans TV, hingga detikcom untuk mempersiapkan event SBY Cup yang berlangsung 13-17 Mei 2026.

Ia menilai progres persiapan telah mencapai sekitar 70 persen. Ia optimistis sisa waktu kurang lebih seminggu cukup untuk menyelesaikan tahap akhir sebelum turnamen dimulai.

"Kita masih ada waktu sekitar seminggu, saya yakin teman-teman sudah melakukan yang terbaik. Insyaallah, jalannya acara bisa berjalan lancar," kata Harnoko.

Menurutnya, tim dari berbagai platform media telah dilibatkan dalam survei guna memastikan kesiapan siaran secara nasional. Dukungan penuh dari sisi produksi dan penyiaran diharapkan mampu mengangkat kualitas acara.

"Kami dari broadcast tugasnya sebagai media patner dari Transmedia baik Trans TV, Trans7, CNN, detikcom. Kita harus support kegiatan ini," ujar Harnoko.

Harnoko menyebut, SBY Cup 2026 akan menyuguhkan kompetisi yang menarik karena melibatkan 8 tim voli papan atas.

"Karena dari tim-tim, 8 tim yang sangat luar biasa. Kalau saya sebagai penggemar voli, Tim Livolinas Indonesia. Dan atlet-atletnya sudah nasional," kata Noko.

Sementara itu, Wakil Manager LavAni Livin' Transmedia, Anung Anindito menambahkan, kolaborasi bersama Transmedia akan membuat turnamen ini semakin akbar.

"Apalagi bantuan untuk broadcast dari Pak Noko, dari Transmedia. Ya luar biasa all out, semua sekali, luar biasa. Mudah-mudahan SBY Cup sukses dan lancar," pungkasnya.

SBY Cup 2026 akan diikuti delapan tim voli papan atas Indonesia, yang selama ini dikenal tampil di kompetisi elite nasional, yakni Samator Surabaya, LavAni, Berlian Bank Jateng, Sukun Badak, Ganeksa Bhumikarta, PBV Pasundan, PDAM Tirta Bhagasasi, dan DPUPR Alib Grobogan.

Kehadiran klub-klub besar tersebut diprediksi menjadi daya tarik utama bagi pecinta voli. Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memastikan SBY Cup 2026 diharapkan menjadi pelepas rindu pecinta voli.

SBY mengatakan, kehadiran klub-klub besar dengan sejarah panjang menjadi daya tarik utama turnamen ini. Apalagi, antusiasme masyarakat terhadap voli masih sangat tinggi.

"Delapan klub yang ikut turnamen di Magelang ini adalah klub papan atas Indonesia. Inilah yang sering tampil dalam ajang Proliga," kata SBY saat rapat turnamen di Hyatt Regency Yogya, Jumat (24/4).

Ia menyebut, banyak klub yang sebenarnya ingin ikut, namun panitia membatasi hanya delapan peserta agar kompetisi lebih kompetitif. Klub-klub tersebut diketahui merupakan tim yang selama ini berlaga di level tertinggi nasional.

"Begitu kita ajak mereka itu sangat bersemangat. Ini kalau tidak kita batasi di delapan (klub), masih counting, masih muncul lagi yang lain. Artinya kerinduan masyarakat bola voli ini real," ujarnya.

Turnamen ini tidak hanya menghadirkan pertandingan berkualitas, tetapi juga tetap ramah bagi penonton dari sisi harga tiket. Panitia memastikan harga tiket tetap terjangkau, yakni Rp50 ribu untuk kategori reguler dan Rp100 ribu untuk VIP.

(ory/ory)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi