Bali, CNN Indonesia --
Seekor paus sperma dengan panjang sekitar 15 meter terdampar mati di pantai Kabupaten Jembrana, Bali dan menjadi tontonan warga sekitar.
Paus sperma itu ditemukan terdampar di Pantai Anyar Sari, Banjar Anyar Sari, Desa Nusa Sari, Kecamatan Melaya, Selasa (5/5) sekitar pukul 14.00 WITA. Informasi awal diterima dari warga yang kemudian segera ditindaklanjuti oleh personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Jembrana bersama jajaran Polsek Melaya dan unsur TNI AL Gilimanuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolsek Melaya Kompol I Ketut Sukadana, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya bersama Satpolairud langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta pengamanan.
"Begitu menerima informasi dari masyarakat, personel kami bersama Satpolairud langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan memastikan situasi tetap aman serta kondusif," kata Kompol Sukadana, Rabu (6/5).
Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, paus tersebut sebelumnya sempat terlihat bergerak di perairan sekitar 100 meter dari bibir pantai. Namun, seiring surutnya air laut, satwa tersebut tidak dapat kembali ke laut dan akhirnya terdampar.
Kehadiran paus berukuran besar itu menarik perhatian warga sekitar. Ratusan masyarakat tampak berdatangan ke lokasi.
Kasat Polairud Polres Polres Jembrana AKP I Putu Suparta mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses identifikasi.
"Hasil identifikasi awal bersama dokter hewan dari jaringan satwa Indonesia menunjukkan bahwa satwa tersebut merupakan paus sperma berjenis kelamin betina dengan panjang sekitar 15 meter. Untuk penyebab kematian masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
(kdf/dmi)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
1

















































