Pemain Persenus Minta Maaf Usai Tinju Pemain Persehan di Liga 4

11 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemain Persenus Wasaka Kalimantan, Hasanudin Malawat menyampaikan permohonan maaf kepada pemain Persehan, Muhammad Ichsan, usai melakukan pemukulan di pertandingan Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Selatan.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Hasanudin Malawat ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas insiden yang terjadi pada pertandingan kemarin. Saya menyadari bahwa apa pun yang terjadi di lapangan tidak seharusnya berujung pada tindakan yang tidak mencerminkan nilai sportivitas," ujar Hasanudin, dikutip dari akun Instagram resmi Persenus, Jumat (9/1).

Hasanudin mengakui dirinya tidak mampu mengendalikan emosi dalam pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Situasi pertandingan memang panas dan penuh tekanan. Meski saya berada dalam kondisi yang kurang menyenangkan, saya tetap menyadari bahwa respons saya tidak tepat dan seharusnya bisa lebih mengendalikan diri," lanjutnya.

"Sekali lagi, saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak atas kejadian kemarin," ucap Hasanudin.

Insiden itu terjadi saat laga Persenus Wasaka Kalimantan menghadapi Persehan di Stadion Pertasi Kencana Pelaihari, Selasa (6/1).

Hasanudin melakukan pemukulan terhadap Muhammad Ichsan hingga korban terjatuh dan harus mendapat perawatan di lapangan. Wasit langsung mengganjar Hasanudin dengan kartu merah.

[Gambas:Instagram]

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kekerasan di Liga 4 yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

Dalam pertandingan tersebut, Persenus Wasaka Kalimantan harus mengakui keunggulan tuan rumah Persetala Tanah Laut dengan skor 1-2 pada lanjutan Grup B Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Selatan. Persetala unggul lebih dulu melalui gol Indra Wijayadi pada menit ke-31. Persenus sempat menyamakan kedudukan lewat Agi Pratama pada menit ke-72, sebelum Reviani memastikan kemenangan Persetala pada menit ke-84.

Hasil ini membuat Persetala kokoh di puncak klasemen Grup B dengan raihan 10 poin, sementara Persenus turun ke posisi ketiga dengan 7 poin.

Sebelumnya, dua pemain Liga 4 telah dijatuhi sanksi larangan bermain seumur hidup oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI akibat tindakan kekerasan berat. Komite Disiplin Asprov PSSI Jawa Timur menjatuhkan sanksi tersebut kepada pemain Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar, yang melakukan tendangan kungfu ke arah dada pemain Perseta 1970 Tulungagung.

Sanksi serupa juga dijatuhkan Asprov PSSI DIY kepada pemain KAFI Yogya, Dwi Pilihanto Nugroho, usai melakukan tendangan kungfu terhadap pemain UAD Yogyakarta.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/jun)

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi